Mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) diterima Bupati Seluma, Bundra Jaya, Senin (4/6)

SELUMA, PB – Sebanyak 12 orang mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) akan mengadakan kegiatan pengendalian masyarakat di Kabupaten Seluma, selama empat hari kedepan.

Fokus kegiatan pengendalian masyarakat oleh 12 mahasiswa ini, adalah pada konflik relokasi Pasar Mingguan di Kelurahan Pasar Tais dengan Pemda Kabupaten Seluma yang saat ini belum kunjung selesai.

“Fokus pada pemecahan masalah relokasi pasar tais. Bagaimana caranya permasalahan pasar ini selesai,” kata Perwira Pendamping (Paping) mahasiswa STIK angkatan 74, Kombes Pol Dede Alamsyah Kepada wartawan, usai penyambutan oleh Bupati Seluma, Senin (04/06/2018).

Menurut Dede, mahasiswa STIK ini akan turun langsung ke masyarakat. Untuk mencarikan solusi terkait konflik relokasi pasar tais. 12 mahasiswa ini, akan bertanya langsung ke masyarakat dan pedagang.

“Muda-mudahan dengan kehadiran mereka ini nanti ada perubahan. Bagaimana relokasi pasar itu berjalan dengan baik,” jelasnya.

Foto bersama

Mahasiswa STIK ini akan berada di Kabupaten Seluma selama empat haru, mulai hari ini senin hingga jumat. Sehingga, akan ada kegiatan lain yang rencananya akan diikuti oleh mahasiswa tersebut.

“Mungkin nanti ada kegiatan Safari Ramadhan dan sambang Desa, akan lihat dulu situasi. Tapi mereka fokusnya ke pemecahan masalah relokasi pasar, disamping ada kegiatan tambahan lainnya,” tutup Dede. [Sepriandi]