Helmi Hasan
26 Juni 2018

Bismillah..
Sebentar lagi Pilkada di seluruh Indonesia akan dilaksanakan, ya besok tanggal 27 Juni 2018.

Jadi teringat Hikayat Burung Pipit dan Cicak

Alkisah… Dahulu saat Nabi Ibrahim AS dibakar oleh Raja Namrud, datanglah burung pipit yang bolak balik mengambil air dan meneteskan air itu diatas api yang membakar Nabi Ibrahim AS…
Cicak yang melihatnya tertawa…

Hai pipit…
Bodohnya yang kau lakukan itu..
Paruhmu yang kecil hanya bisa menghasilkan beberapa tetes air saja…
Manalah mungkin bisa memadamkan api itu…

Wahai cicak…
Memang tak mungkinlah aku bisa memadamkan api yang besar itu…
Tapi aku tak mau jika Allah melihatku diam saja saat sesuatu yang Allah cintai di zhalimi…

Allah tak akan melihat hasilnya apakah aku berhasil memadamkan api itu atau tidak…
Tapi Allah akan melihat “dimana aku berpihak…”

Cicak terus tertawa…

Dan sambil menjulurkan lidahnya ia berusaha meniup api yang membakar Nabi Ibrahim AS…

Memang tiupan cicak tak ada artinya tak menambah besar api yang membakar Nabi Ibrahim AS…

Tapi Allah melihat dimana ia berpihak…

Hikayat ini terjadi sekarang dan akan terus berulang..

Yaa.. mungkin di Pilkada saat ini pasangan yang akan saya pilih akan kalah tenar dan bisa jadi tidak menang..

Satu suara dari saya pun mungkin tidak akan membuat paslon yang saya pilih lolos..

Tapiii biarkan saya seperti burung pipit, jika kelak dimintai pertanggungjawaban, Allah tahu dimana saya berpihak..

Karena hasil calon terpilih pasti sudah tertulis di lauhul mahfudz-Nya..

27.06.2018
Jangan lupa gunakan Hak Suaramu,
Jangan Golput jika tidak ada udzur kuat.