BENGKULU , PB – Perlombaan Solo Song yang digelar untuk memperingati HUT Bhayangkara oleh Kepolisian Daerah Provinsi Bengkulu akan berlangsung selama tiga hari sudah dimulai kemarin di Cafetaria Paris Van Java, Senin (3/7/2018).

Menghadirkan Juri dari kalangan musisi dan dosen, seluruh peserta akan melalui babak penyisihan yang akan memilih empat penyanyi dari 10 orang di kategori lagu pop dan empat penyanyi dari 10 peserta dangdut.

Dikatakan anggota Persatuan Artis Pencipta Penyanyi Republik Indonesia (PAPPRI) Edi Mulyadi yang juga menjadi Ketua Juri pada acara ini mengatakan bahwa kegiatan seperti ini akan memberikan timbal balik positif bagi anak muda.

“Acara ini sangat bagus, secara tidak langsung ini bisa mencegah musuh besar anak muda, yaitu narkoba,” kata Edi.

Uniknya dalam berlangsungnya audisi, penyanyi tidak diiringi dengan alunan musik, sehingga hanya suara talent yang akan bersaing mencuri hati para juri.

Sedangkan menurut juri Rinto Ariyadi, beranggapan dengan kegiatan seperti ini akan memunculkan bibit baru yang dapat naik ke kancah nasional.

“Disamping itu, tentu selain sebagai kegiatan positif, lomba solo song ini untuk mencari bakat-bakat baru yang masih tersimpan. Mudah-mudahan dengan diadakan lomba-lomba atau festival seperti ini, orang Bengkulu bisa unjuk gigi di tingkat Nasional,” tandasya. [Mey Borjun]