Keluarga korban tenggelamnya kapal KM Arung Samudera menunggu di Pelabuhan TPI Pulau Baai, Rabu (8/8)

PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Pasca tenggelamnya Kapal KM Arung Samudra milik nelayan Pulau Baai Bengkulu di perairan Mentawai, Minggu (5/8) lalu.

Hingga sampai saat ini masih tiga korban yang belum ditemukan, diantaranya, Siad, Aldo dan Okta. Ketiga korban masih dalam proses pencarian pihak tim SAR.

Harapan keluarga korban agar korban segera ditemukan dalam kondisi selamat. Seperti yang disampaikan oleh Ike Amelia Wulandari, istri dari korban Okta, berharap agar suaminya segara kembali dalam kondisi selamat.

Dijelaskan Ike, sebelum menerima kabar kapal suaminya tenggelam dirinya tidak punya firasat apa-apa, namun kata dia, saat itu anaknya menangis di malam hari tanpa henti.

“Waktu malam jum’at anak saya itu nangis, nah malam sabtunya juga nangis sampai jam 4 pagi, sudah dikasih susu tidak berhenti nangisnya, malam minggunya nangis lagi, hari minggunya sekitar jam 3 saya dikabari sama temen saya bahwa kapal suami saya tenggelam, kemudian saya langsung ke Pulau Baai dan memang benar kapal suami saya tenggelam dan belum ditemukan,” ungkap Ike.

“Ya saya selalu berharap agar suami saya segera ditemukan oleh petugas, agar bisa berkumpul bersama keluarga lagi,” harap Ike.

Sebelumnya, Kapal Nelayan KM Arung Samudera berlayar menangkap ikan diperairan pulau mego (Perairan Mentawai) Kamis tanggal 2 Agustus 2018 sekitar pkl 19.00 WIB.

Pada hari Jumat tanggal 3 Agustus 2018 sekitar pukul 05.00 WIB jarak sekitar 33 mil dari pintu alur Pelabuhan Pulau Baai arah Barat Daya Pulau Mego kapal dihantam ombak dan tenggelam.

Kapal tersebut diketahui membawa 10 orang. Kapten dan 6 ABK ditemukan selamat. Sementara 3 ABK lainnya belum ditemukan. [Ardiyanto]

Berikut ini daftar nama Kapten dan ABK Kapal KM Arung Samudra :

1. Azis, Kapten Kapal dan pemilik kapal (sudah ditemukan).
2. Dion (telah ditemukan)
3. Okta 
4. Defi (Telah ditemukan).
5. Mikko (Telah ditemukan) 
6. Alo (Telah ditemukan) 
7. Dadok (Telah ditemukan) 
8. Siat.
9. Aldo. 
10 Pi’i. (Telah ditemukan).