PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Rabu sore (5/9/18) bertempatan di Stadion Semarak Sawah Lebar ratusan sopir Grab Car dan Grab Bike berkumpul.

Mereka berkumpul di halaman stadion untuk melakukan aksi simpatik dengan sesama Grab Drive dan juga berniat membahas masalah perizinan beroperasi di Kota Bengkulu.

Ratusan Grab Drive ini saling memberikan support untuk mencari solusi yang terbaik terkait masalah perizinan beroperasi. Grab Drive juga saling menyampaikan aspirasi pada saat mereka berkumpul.

Saat ditemui dilokasi, salah satu Grab Drive yang bernama Husnil Tamrin menjelaskan bahwa mereka berkumpul sebagai bukti solidaritas para pengemudi Grab.

“Kami mendapatkan kabar bahwa base camp kami diserang oleh sopir angkot. Tapi Kami tidak mau menciptakan konfilik sosial di sini kami serahkan kepada pihak yang berwenang saja. Ada info bahwa presiden Grab se-Sumbangsel sudah meng-offline-kan kami, tapi kami masih tetap menunggu berita dari kantor Grab secara resmi,” ujar Husnil.

Ia menyatakan, Grab sangat berperan membuka lapangan pekerjaan.

“Kalaupun ditutup Dishub tanggungjawab atas hilangnya pekerjaan kami ini. Harapan kami Grab ini tetap ada,” ujarnya.

Sementara Iptu Todo Rio selaku Kapolsek Ratu Agung mengatakan bahwa apa yang dilakukan sopir Grab ini harus tetap kondusif.

“Ya sebab kita hanya menyampaikan aturan harus tetap kondusif. Karena mereka ini takutnya memancing lagi. Kita disini menghimbau agar tidak ada terjadi konflik dan alhamdulilah mereka memahaminya,” pungkas Kapolsek. [Yoma Zulkarnain]