Korban saat dilarikan ke rumah sakit, Rabu (25/10/2018)

Pedomanbengkulu.com, Seluma- Mesdi Herawani (27) Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) warga Desa Kampai Kecamatan Talo Kabupaten Seluma, melakukan aksi percobaan bunuh diri dengan cara gantung diri di dalam rumahnya di Desa Air Teras Kecamatan Talo, sekira Pukul 20.00 WIB, Rabu (24/10/2018).

Informasi diterima, sekira pukul 20.00 Wib, Mezi mendapatkan telpon dari Paizan Astri alias picok yang merupakan suami dari korban. Pada saat itu, Picok mengatakan kepada Mezi bahwa istrinya sendiri yaitu Mesdi mau bunuh diri.

Mendengar hal tersebut, Mezi langsung berangkat menuju tepat tinggal korban didesa Air teras. Setelah sampai di rumah korban, Mizi mendapati pintu rumah korban dalam keadaan terkunci.

Kemudian, Mezi mendengar seperti ada benda jatuh dari dalam rumah korban teserbut. Tidak lama itu datang Saksi Zul dan Bando, Parizal dan Rusmanto.

Kemudian para saksi langsung masuk kedalam rumah korban dengan cara mecongkel jendelah rumah korban. Kemudian para saksi mendapati korban Mesdi sudah dalam keadaan tergantung di kamar dengan menggunakan kain.

Kemudian para saksi langsung menurukan serta melepaskan ikatan kain dari leher korban. Dan setelah itu korban langsung dilarikan kepuskesmas Masmambang dan setelah itu dirujuk ke RSUD Tais. Karena kondisi korban masih kritis, pihak keluarga membawa korban ke RSUD M Yunus Bengkulu.

“Korban telah meninggal dalam perjalanan ke rumah duka,” kata Kapolres Seluma AKBP Jeki Rahmat Mustika melalui Kapolsek Talo Iptu Sodri, Kamis (25/10/2018).

Jenazah korban rencananya akan di makamkan di TPU desa setempat. [Sepriandi]