PedomanBengkulu.com, Bengkulu Utara -Jembatan sepanjang 10 meter di Desa Pasar Seblat, Kecamatan Putri Hijau, Kabupaten Bengkulu Utara, Jumat (26/10/2018) sekitar pukul 23.00 WIB ambruk.

Jembatan dengan lebar 13 meter itu, merupakan akses penghubung Sumatra Barat – Bengkulu.

Lokasinya tidak jauh dari simpang pintu masuk PT Mitra Puding Mas (MPM).

Jembatan itu ambruk akibat tergerus air dari sungai setempat yang meluap usai diguyur hujan deras.

Sempat terjadi antrean panjang namun sekarang sudah terurai.

“Anggota kita bersama anggota Koramil Putri Hijau melakukan PAM dan Turlalin, terkait putusnya jembatan akibat curah hujan cukup tinggi,” kata Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Ariefaldi Warganegara melalui Kapolsek Putri Hijau, AKP A Musrin Muzni, Sabtu (27/10/2018) di lokasi kejadian.

Ditambahkannya untuk saat ini jembatan yang ambruk atau runtuh tersebut telah dilakukan pengerukan dengan mengerahkan 3 unit excavator.

Setelah dilakukan pengerukan, nantinya akan di pasang sementara gorong-gorong dan kemudian dilakukan penimbunan, agar jalur tersebut untuk sementara waktu dapat dilintasi.

Kondisi arus lalin dari arah Bengkulu Utara-Mukomuko atau sebaliknya dalam keadaan lancar.

“Untuk sementara arus kendaraan di arahkan melewati jalur alternatif melewati Desa Cipta Mulya Kecamatan Putri Hijau dan Perkebunan Kelapa Sawit milik PT Mitra Puding Mas,” jelasnya. [Evi Kusnandar]