Ilustrasi

PedomanBengkulu.com, Jakarta – Badan Kepegawaian Negara (BKN) melaporkan, jumlah akun pendaftar sistem seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil 2018 atau CPNS 2018 di portal SSCN hingga Sabtu malam 6 Oktober 2018 mencapai 2.037.099 orang.

Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan menyatakan, saat ini total sudah ada sekitar 3,59 juta akun yang terbentuk di situs sscn.bkn.go.id.

“Untuk hari ini aja (Sabtu), jumlah akun yang terdaftar ada sekitar 126 ribu. 143 ribu tercatat sudah memilih instansi, dan 141.810 sudah submit,” ucap dia seperti dikutip Liputan6, Minggu (7/10/2018).

Ridwan melaporkan, dari total 3,59 juta akun SSCN, sebanyak 2.037.099 akun sudah submit atau menentukan pilihan instansinya.

Sementara baru 1.408.121 akun yang telah rampung mengunggah berkas dan sedang menunggu tahap verifikasi, serta yang sudah terverifikasi kurang lebih baru ada sekitar 366 ribu akun. Meski terus dipenuhi kehadiran akun baru, dia mengatakan, portal SSCN masih terbilang aman dan lancar untuk diakses.

“Tim verifikator di masing-masing instansi biar malam Minggu juga banyak yang masih pada kerja buat nanganin jumlah pendaftar yang makin banyak. Tapi Alhamdulillah, SSCN tetap masih lancar,” sebut dia.

Dia juga memperkirakan, belum semua akun terdaftar memutuskan untuk pilih formasi CPNS 2018 lantaran masih menunggu sembari melihat penambahan jumlah pelamar di masing-masing posisi yang ia bidik.

“Dari 3,5 juta akun terdaftar tadi, kenapa baru 2 juta yang sudah milih, saya rasa karena mereka masih lihat-lihat jumlah pendaftar lain yang sudah submit,” ujar Ridwan.

Sebelumnya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengimbau masyarakat untuk menggunakan laman https://helpdesk.bkn.go.id/sscn/CekFormasi.dpt untuk mencari informasi mengenai penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). ‎

“#SobatBKN, bagi yg ingin mencari formasi berdasarkan instansi, pendidikan & jabatan, silakan klik https://helpdesk.bkn.go.id/sscn/CekFormasi.dpt,” ujar BKN dalam akun Facebook-nya, seperti ditulis Sabtu 6 Oktober 2018.

Menurut BKN, fitur pencarian informasi CPNS yang dipakai oleh masyarakat selama ini membebani server SSCN. Oleh sebab itu, BKN menyediakan laman khusus untuk mencari informasi terkait CPNS secara cepat.

“Fitur pencarian lowongan yang selama ini dipakai sangat membebani kinerja server SSCN, warganet sangat disarankan memakai tautan di atas saja,” kata BKN.

Sementara itu, sejak dibukanya masa pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil 2018 (CPNS 2018) pada 26 September, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menjadi instansi pemerintahan yang paling banyak dipilih para pelamar.

Berdasarkan laporan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) per 27 September 2018 pukul 17.07 WIB, sudah ada sekitar 62 persen instansi yang go live di portal sscn.bkn.go.id.

Jumlah itu meningkat dibanding laporan Badan Kepegawaian Negara (BKN) saat hari pertama pembukaan masa pendaftaran CPNS pada 26 September lalu. Saat itu baru ada sekitar 30 persen pemerintah daerah atau Kementerian/Lembaga yang menyediakan formasi finalnya.

Selain itu, pada perhitungan terakhir, ada sebanyak 10.113 pelamar yang sudah menentukan pilihan instansinya. Sementara baru sekitar 1.261 pelamar saja yang telah berhasil diverifikasi instansi yang bersangkutan.

Adapun instansi yang menjadi pilihan terfavorit sejauh ini adalah Kemenkumham, yakni sebanyak 5.312 pelamar atau lebih dari separuhnya. Angka itu jauh lebih besar dibanding jumlah pelamar di Kejaksaan Agung, yang menjadi instansi terbanyak kedua yang dipilih yaitu 926 orang.

Data pun merekap, terdapat tiga instansi lain yang juga banyak jadi incaran para pelamar, diantaranya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (854 orang), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (655 orang) dan Pemerintah Kota Bandung (509 orang). [Ivana]