PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Bengkulu melakukan pemusnahan barang-barang ilegal di depan Kantor Bea Cukai Bengkulu, yang berlokasi di Jalan Ir Rustandi Sugianto No.7, Pulau Baai, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, Selasa (4/12/2018).

Barang barang yang dimusnahkan tersebut lantaran tanpa dilengkapi pita cukai atau logo dari negara.
Kepala KPPBC Bengkulu, Indriya Karyadi mengatakan pemusnahan tersebut berdasarkan surat persetujuan dari kantor pelayanan kekayaan negara dan lelang bengkulu dengan Nomor: S-75,S-77,S-78,S-79/MK.6/WKN.05/KNL.01/2018 tanggal 26 November, hasil dari penindakan selama kurun waktu tahun 2017 hingga tahun 2018.

“Pemusnahan barang ini bentuk transparansi pelaksanaan tugas Bea Cukai khususnya bagian penindakan. Ini merupakan hasil dari kerja sama antara pihak aparat penegak hukum dan jasa pengiriman pos. Dari penindakan petugas berhasil melakukan penindakan sebanyak 129,” kata Indriya Karyadi.

Dikatakan Indriya, barang sitaan yang dimusnahkan diantaranya adalah rokok ilegal berbagai merk sebanyak 906.224 batang, MMEA 216 botol, kosmetik suplemen, obat 113 pcs, bibit tumbuhan 2 pcs, barang pornografi 7 pcs, makanan 120 pcs, pakaian dan sepatu 110 pcs, serta mainan 2 pcs. Dari hasil barang barang yang disita tersebut bila dinominalkan kurang lebih sebesar 346 juta rupiah, dan disinyalir berpotensi merugikan negara sebesar Rp 376 juta dari hasil penyitaan tersebut.

“KPPBC Bengkulu akan terus berupaya memberantas serta melakukan pemusnahan peredaran barang kena cukai illegal berupa minuman mengandung etil alkohol (MEA) dan rokok ilegal. Selain itu, kita menghimbau dan mengajak mengajak masyarakat serta pelaku usaha untuk mematuhi  ketentuan yang telah ditetapkan dalam menjalankan usaha secara legal khususnya dalam bidang kegiatan cukai,” pungkasnya.[Ardiyanto]