PedomanBengkulu.com, Seluma – Senin pagi (14/1/2019), Bapas (Balai Pemasyarakatan) Provinsi Bengkulu datangi Mapolsek Sukaraja terkait pelaku pencurian besi tower sutet titik 57 pada Selasa kemarin (8/1/2019) yang melibatkan anak di bawah umur.

Kedatangan Bapas disambut hangat oleh Kapolsek Sukaraja, IPTU Noviaska SH.MH yang langsung mendiskusikan diversi untuk anak di bawah umur.

Selaku ketua UPTD-PPA Provinsi Bengkulu, Ainul Mardianti menjelaskan terkait untuk anak dibawah umur akan dilakukan diversi, dan status mereka masih sebagai pelajar aktif.

Selain itu, peran Bapas juga sangat berpengaruh terhadap mental anak dalam kehidupannya serta pihak Bapas juga akan mendampingi Kades Padang Kuas untuk tetap mengawasi anak dibawar umur terkait pencurian besi tower milik PT EIP.

“Kita lakukan diversi, karena yang dikhawatirkan dampak psikologis terhadap anak tersebut ke masyarakat,” kata Ainul.

Disamping itu, diversi juga diberikan pada 5 pelaku pencurian besi tower sutet, namun tidak untuk 1 pelaku, karena harus menjalani masa hukuman.

Kapolres Seluma, AKBP I Nyoman Mertadhana S,ik melalui Kapolsek Sukaraja IPTU Noviaska SH.MH saat dikonfirmasi Senin siang menegaskan untuk satu pelaku inisial Wicik (28) kita tidak bisa lakukan diversi.

“Kita masih memburu 1 pelaku lagi, karena yang ini merupakan otak dibalik pencurian, kami sudah kantongi semua identitasnya,” tambah Noviaskha.

Terpisah dari itu, gelar pekara yang akan dilakukan pada hari ini, Senin (14/1/2019) terpaksa ditunda, karena cuaca sejak pagi hingga siang masih diguyur hujan, serta melengkapi semua berkas dan akan dilakukan besok pagi.

“Yang jelas, gelar pekara besok pagi kita laksanakan, ya di halaman Mapolsek Sukaraja,” tutup Noviaska.

Diketahui, akibat pencurian hingga merobohkan tower, PT EIP mengalami kerugian kisaran Rp500 juta. [Wahyu70]