Pedomanbengkulu.com, Seluma – Lima parpol (partai politik) yang beberapa hari lalu dipanggil oleh bawaslu seluma terkait pelanggaran pemasangan APK (alat peraga kampanye) yang dianggap melebihi batas maksimal sebanyak 100 buah, yang mana sudah disepakati oleh tiap-tiap perwakilan masing – masing parpol untuk mengurangi APK yang tersebar diseluruh kabupaten Seluma.

Mengenai pelanggaran tersebut, sebelumnya perwakilan dari masing-masing parpol sudah menyetujui saat Rakor di KPU kabupaten Seluma.

Melihat tidak diindahkannya arahan dari Bawaslu kabupaten Seluma mengenai arahan untuk mengurangi APK, hal ini membuat ketua Bawaslu geram.

Saat dikonfirmasi pada jum’at pagi (25/1/2019) pukul 10.00 wib, selaku ketua bawaslu seluma Yefrizal SE, melalui divisi penindakan serta pelanggaran Suryadi S.Kom menegaskan nantinya kita ambil tindak langsung untuk pengurangan APK yang tersebar, dan kemarin sudah kita panggil ke bawaslu.

“Tidak akan kita kembalikan ke parpol yang bersangkutan, namun kita jadikan barang bukti temuan kita dilapangan,” tegas Suryadi.

Disamping itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan KPU kabupaten seluma serta anggota satpol PP untuk mengurangi APK tersebut.

“Jelas kita ambil tindakan, dan segera kita koordinasikan dengan KPU juga Satpol PP,” tambahnya.

Disampaikan pula, parpol yang memasang APK lebih dari 100, untuk mengurangi segera hingga batas waktu Senin besok.

“Kita kasih warning dulu, jika tidak ya kita tindak tegas langsung,” kata Suryadi.

Sejauh ini, baru lima parpol yang menyalahi aturan mengenai pemasangan APK, yakni partai Nasdem, Perindo, Golkar, PDIP, dan Gerindra. Terlepas dari itu suryadi mengharapkan untuk sekiranya kelima parpol tersebut untuk mengindahkan arahan dari Bawaslu.

“Kelima parpol harus sportif untuk APK, jika tidak begitu maka akan timbul kecemburuan sosial dengan parpol laiinya, kami harapkan untuk segera mengindahkan arahan dari Bawaslu,” tutupnya. [Wahyu70]