PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Bengkulu menggelar upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-73 Kementrian Agama RI, Kamis (3/1) bertempat di halaman MAN 2 Kota Bengkulu.

Mengusung tema “Jaga Kebersamaan Umat”. Upacara HAB ke-73 yang diikuti seluruh pegawai Kemenag Provinsi Bengkulu, FKUB, serta siswa-siswi Madrasah tetap berlangsung khidmat meskipun diguyur hujan saat upacara berlangsung.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Drs. H. Bustasar MS, M.Pd, bertindak selaku pembina upacara mengingatkan kembali arti pentingnya jaminan hak beragama dalam pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 terutama sila ketuhanan Yang Maha Esa.

“Sejalan dengan tema HAB Kemenag tahun ini, saya mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama, apalagi ditahun politik sekarang ini, mari senantiasa menebarkan energi kebersamaan, merawat kerukunan, dan menempatkan diri di atas dan untuk semua kelompok dan golongan kepentingan,” ujar Bustasar saat membacakan sambutan Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin.

Lebih lanjut dalam sambutan Menag RI yang dibacakan oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu tersebut, Lukman Hakim Saifuddin mengajak semua elemen bangsa, agar dapat menjaga kebersamaan dan keutuhan sesama anak bangsa.

“Kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan jajaran Kementerian Agama agar menjadi perangkai, penjalin, dan perajut tenun kebangsaan kita yang bhineka. Setiap kita haruslah menjadi teladan dalam kesederhanaan, kejujuran, dan keikhlasan memberikan amal bakti bagi segenap warga negara tercinta. Dalam tugas sehari-hari, setiap aparatur Kementerian Agama harus mampu menunjukkan nilai kinerja yang baik, kepemimpinan yang amanah, dan memberi kemudahan kepada masyarakat luas, untuk memperoleh akses pelayanan keagamaan secara akuntabel dan berkualitas,” lanjut Bustasar.

Ia juga menyampaikan memasuki tahun 2019, ada enam sasaran strategis program Kemenag, yakni meningkatnya kualitas kehidupan umat beragama, meningkatnya harmoni sosial dan kerukunan umat beragaman, meningkatnya kualitas pelayanan keagamaan, meningkatnya mutu pendidikan agama dan keagamaan, dan peningkatan kualitas tatakelola pembangunan bidang agama.

“Disamping itu pembinaan toleransi dan kerukunan antar umat beragama, pengembangan moderasi agama dan pembangunan akhlak Bangsa perlu disuarakan. Toleransi beragama dapat dimaknai sebagai sikap menghormati dan menghargai atas perbedaan yang ada pada pihak lain,” ucap Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu sembari mengakhiri sambutannya.

Pantauan Jurnalis Pedomanbengkulu.com, pada sesi akhir upacara, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu menyematkan tanda jasa pengabdian kepada beberapa ASN dilingkungan Kemenag Provinsi Bengkulu, kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan makan bersama.[Nurhas]