PedomanBengkulu.com, Bengkulu Utara – Merasa tidak puas terhadap hasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang di sudah digelar oleh Pemerintah Daerah (PEMDA) Kabupaten Bengkulu Utara, anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bengkulu Utara (BU) Efendi SE mendatangi kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) BU, Kamis (3/1/2019).

“Keponakan saya atas nama Ayu yang ikut seleksi CPNS Bengkulu Utara melalui formasi guru, saat tes SKD itu nilai tertinggi, tapi mengapa saat pengumuman akhir mengapa tidak lulus, ini maksud saya mendatangani kantor BKPSDM BU,” ujar Efendi.

Menurut dia, seharusnya ada keterbukaan dari pihak BKPSDM terkait hasil tes CPNS.

“Kan aneh, nilai tes tinggi tapi tidak lulus malahan yang dibawahnya lulus, sangat tidak masuk akal hasil tes CPNS Bengkulu Utara ini,” ungkap Efendi.

Sementara itu Kepala BKPSDM BU Budi Setyo Raharjo mengatakan bahwa semua proses seleksi CPNS BU sudah sesuai prosedur yang ditatapkan oleh Panselnas.

“Mungkin anak tersebut saat tes SKD nilainya tinggi tapi ditahapan tes SKB nilainya rendah, semua tes dilakukan secara online dan terbuka untuk umum, jadi tidak ada celah untuk melakukan kecurangan,” ungkap Budi.

anyaknya pendaftar Calon Aparatur Sipil Negeri (CASN) atau Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang tidak lulus ujian tak perlu berkecil hati.

Ketua Umum Himpunan Pengusahan Muda Indonesia (HIPMI) Bengkulu Yuan Degama mengajak para pelamar yang tidak lulus untuk tetap optimis meraih masa depan dengan menjadi entrepreneur.

Menurut pria yang sukses mengembangkan usahanya dari bawah ini, menjadi ASN atau PNS merupakan pekerjaan yang mulia lantaran memberikan pengabdiannya kepada negara dan masyarakat. Namun, kata Yuan Degama, fungsi itu juga dapat dilakukan oleh pengusaha.

“Menjadi pengusaha juga diperlukan untuk meningkatkan perekonomian bangsa ini. Negara ini membutuhkan pengusaha-pengusaha muda untuk menjadi bangsa yang mandiri,” kata Yuan kepada jurnalis.

Calon Legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Bengkulu Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Bengkulu dari Partai Golkar ini menuturkan, ada banyak keuntungan menjadi entrepreneur dibandingkan menjadi ASN atau PNS. [Evi Kusnandar]