PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Pasca penandatanganan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menju Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bengkulu terus gencar melakukan berbagai upaya menekan terjadinya Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di wilayah hukum Kejari Bengkulu.

Dalam hal ini Kejari Bengkulu mengajak masyarakat berperan aktif untuk memberantas tindak pidana korupsi khususnya di Kota Bengkulu, melalui aksi berbagi brosur kepada pengendara roda dua maupun roda empat dan pejalan kaki di kawasan Simpang Lima Ratu Samban, Jumat (22/2/2019).

Dalam brosur yang dibagikan tersebut dimuat nomor telepon, nomor Whattsap, dan nomor SMS pihak Kejari yang dapat dihubungi masyarakat khususnya Kota Bengkulu. Apabila masyarakat mendengar, melihat, dan menemukan dugaan tidak pidana korupsi di Kota Bengkulu dapat langsung melaporkan melalui nomor yang tertera di dalam brosur yang dibagikan.

“Dalam brosur yang kita bagikan tertera nomor telepon yang bisa dihubungi masyarakat. Apabila masyarakat melihat, mendengar, atau mengetahui adanya dugaan tindak pidana korupsi atau dugaan korupsi di lingkungan sekitar. Maka ini akan menimbulkan gairah masyarakat untuk berperan aktif. Jadi tidak hanya dari penegak hukum saja khususnya Kejari dalam bidang pidana khusus, tetapi masyarakat diharapkan ikut berperan akif,” ujar Kepala Kejari Bengkulu Emilwan Ridwan melalui Kasi Pidsus Oktalian Darmawan.

Dikatakan Oktalian, setiap laporan yang dikirimkan masyarakat melalui Whattsap, SMS, maupun telepon kepada Kejari diharapkan sebuah laporan yang benar benar konkrit dan berkhualitas baik. Dengan laporan yang berkhualitas pihak Kejari bisa langsung melakukan proses lanjutan berdasarkan laporan yang disampaikan.

“Dalam pemrosesan laporan yang disampaikan dari Kejari akan transparan apapun yang kita tangani dan kita kerjakan akan kita sampaikan kepada masyarakat, sehingga masyarakat tidak bertanya-tanya bagaimana laporan atau pengaduan yang masuk dari masyarakat,” kata Oktalian.

Yang dimaksud dengan laporan berkualitas, sambung Oktalian, adalah laporan yang tidak hanya informasi sepihak yang  tidak dapat mencerminkan dari pada ikut peran sertanya.

“Maka harapan kami kalaupun ini ada laporan nanti langsung bisa kita tindak lanjuti dan kita langsung berkomunikasi dengan baik sehingga kita tahu jelas permasalahan dugaan korupsi yang terjadi,”terang Oktalian.

Seperti diketahui, Komis Pemberantasan Korupsi (KPK) apabila menerima laporan dugaan korupsi dari masyarakat dan perkaranya hingga selesai sampai berkekuatan hukum tetap (Inkracht) maka pelapor mendapatkan reward.

Terkait ini, Oktalian mengatakan pihaknya akan melihat dulu aturan yang ada. Jika memang peraturan tersebut juga diterapkan di Kejari Bengkulu maka pihaknya juga akan memberikan reward bagi pelapor.

“Kalau di KPK kita lihat memang ada, kalau dari Kejaksaan kita lihat dulu aturannya, kalaupun memang ada yang mengatur masalah itu kenapa tidak,” jelas Oktalian.[Anto]

Berikut nomor telefon pengaduan tipikor Kejari Bengkulu
Telepon : 081367682880
Sms : 081367682880
WA : 081367682880