Pedomanbengkulu.com, Bengkulu —  Warga Desa Padang Binjai Kecamatan Tetap Kabupaten Kaur yakni Zainudin (48) tiba tiba pada Sabtu tanggal 16 Maret 2019 sekira pukul 20.00 WIB, mendatangi Mapolres Kabupaten Kaur.

Kedatangannya tersebut melaporkan dugaan tindak pidana pencurian ternak miliknya di Desa Cucupan Kecamatan Tetap, Kabupaten Kaur yang terjadi pada Selasa tanggal 5 Maret 2019 sekira pukul 14.00 WIB.

Dugaan tindak pencurian tersebut terjadi sekira pukul 14.00, saat itu korban tidak melihat 3 ekor sapi miliknya di Padang Kempas, tetapi pada tanggal 12 Maret 2019 sekira pukul 17.00 WIB seorang petani inisial Y warga Desa Padang Binjai Kecamatan  Kabupaten Kaur menghubungi saksi dan mengatakan bahwa dirinya mengetahui keberadaan tiga ekor sapi tersebut.

Kapolres Kabuaten Kaur AKBP Arief Hidayat melalui Kasat Reskrim Iptu Welliwanto Malau saat dikonfirmasi, Minggu (17/3/2019) mengatakan setelah menerima laporan dari korban dengan nomor LP /156-B/II|/ 2019 / Bkl / Res Kaur/ Tgl. 16Maret 2019, pihaknya lansung melakukan penyelidikan terhadap terduga pelaku pecurian ternak korban dan mengambil keterangan saksi.

Dari penyelidikan dan pulbaket yang dilakukan polisi menaruh curiga terhadap Y yang diduga mengetahui keberadaan sapi milik korban.

Kemudian pada Sabtu tanggal 16 Maret 2019 sekira pukul 23.20 WIB Anggota Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort Kabupaten Kaur dipimpin Kasat Reskrim Iptu Welliwanto Malau  bersama Kanit tipidum Polres Kaur Ipda Risqi Dwi Cahya  mengamankan Y berdasarkan Surat Perintah Penangkapan Nomor: SP.Kap / 19 / Ill / 2019 / Reskrim, 16 Maret 2019 yang mana Y diduga sebagai terduga pelaku pencurian ternak tersebut.

“Dari penangkapan tersebut didapatkan keterangan bahwa modus pelaku dengan cara membuat perangkap untuk menjerat sapi milik korban tersebut. Terduga pelaku diduga melakukan tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 Jo Pasal 53 KUHPidana. Terduga diamankan di Mapolres Kaur guna pengembangan lebih lanjut,” kata Kasat. [Ardiyanto]