Kuasa Hukum Murman Effendi,  Made Sukiade

Pedomanbengkulu.com, Bengkulu — Mantan Bupati Seluma, Murman Effendi, Selasa (13/3/1019) menjalani sidang Peninjauan Kembali (PK) terkait putusan pidana 8 tahun penjara yang dijatuhkan Mahkamah Agung terkait kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Multiyears 2015 lalu.

Made Sukiade selaku Kuasa Hukum Murman Effendi, Kamis (14/3/2019) mengatakan bahwa dalam persidangan peninjauan kembali tersebut pihaknya mengajukan berbagai bukti baru, yang intinya jika kliennya, Murman Efendi tidak bersalah dalam kasus dugaan korupsi proyek multiyears di Seluma 2015 lalu. Untuk itu,

Made Sukiade berharap Majelis Hakim dapat mengabulkan pengajuan PK yang mereka ajukan demi keadilah hukum terhadap Murman Effendi.

“Kita menyampaikan bukti bukti baru, novum baru terkait peninjauan kembali ada beberapa lembar surat keputusan Bupati Kabupaten Seluma pada waktu itu, nomor 53, nomor 7, dan nomor 54 tentang kegiatan pelaksanaan proyek multiyears. Sehingga, kita harapkan apa yang telah kita sampaikan dapat menjadi dasar Hakim Agung terhadap putusan peninjauan kembali yang kita sampaikan,” kata Made.

Sementara itu, pada putusan Pengadilan Negeri Bengkulu beberapa waktu lalu, Mantan Bupati  Seluma, Murman Efendi dijatuhi hukuman 2 tahun penjara oleh Majelis Hakim, namun ditingkat kasasi Mahkamah Agung, justru hukuman yang dijatuhkan Majelis Hakim Mahkamah Agung naik menjadi 8 tahun penjara, baik hakim Pengadilan Negeri tipikor maupun Mahkamah Agung, menyatakan bahwa terkait proyek Multiyears 2015 Kabupaten Seluma dengan kerugian negara mencapai 21 miliyar lebih, dan Murmah Efendi terbukti sah secara hukum melanggar pasal 3 undang undang nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi. [Ardiyanto]