PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Muda, progresif dan peduli, dukungan untuk Caleg DPRD Provinsi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Kota Bengkulu nomor urut 4 (empat) Yuan Degama kian menguat.

Sejumlah millenial di Kota Bengkulu menilai Yuan Degama merupakan harapan baru yang bisa diberikan amanah untuk duduk dalam kursi DPRD Provinsi Bengkulu.

“Beliau wakil anak muda, punya energi besar untuk membangun, kuat dan sehat. Kemudian pintar. Semua ini mesti ada dalam diri seorang wakil rakyat,” kata Fegi Afri Yenti, warga Kelurahan Semarang, Senin (8/4/2019).

Senada diungkapkan warga Kelurahan Penurunan, Khairullah. Ia menilai, seorang wakil rakyat harus memiliki pergaulan yang luas dan mapan secara ekonomi dan berfikiran progresif sebagaimana Yuan Degama.

“Kalau bergaulnya hanya sama orang-orang tertentu, nanti membangunnya juga untuk orang-orang tertentu. Yuan nggak begitu. Dia pergaulannya luas dan dia progresif, mapan, nggak akan korupsi,” imbuh pria yang memiliki mini market di kawasan Penurunan ini.

Lain halnya diungkapkan Merly Dwi Kurniati, warga Kelurahan Kebun Geran. Menurutnya, Yuan layak untuk dipilih karena merupakan sosok yang peduli dengan sesama.

“Dia sudah membuktikan mau korbankan waktunya, tenaganya dan pikirannya untuk memajukan Bengkulu lewat macam-macam organisasi dan itu jadi bukti dia peduli dan memang mau mengabdi untuk kepentingan Bengkulu dan Indonesia,” ungkap Merly.

Dalam dunia bisnis di Bengkulu, nama Yuan De Gama sudah cukup dikenal. Namun mungkin tak banyak yang tahu, sebenarnya pria yang akrab disapa Ucok ini memulai usahanya dari berjualan komputer bekas.

Yuan memulai usahanya dari sekira tahun 2002 atau saat dia menduduki semester akhir saat kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Bengkulu (UNIB). Awalnya, usaha itu hanya berupa jasa pengetikan komputer. Ia juga menerima kursus pengetikan bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB).

Saat itu, nama tokonya sudah menggunakan nama Biru Komputer. Setelah mempunyai cukup modal, pria kelahiran Sibolga, 10 November 1979 ini kemudian memindahkan tokonya ke Jalan MT Haryono Kelurahan Pengantungan. Kemudian pada tahun 2009, ia juga merambah usaha Perumahan Elite Oase di Kelurahan Pasar Melintang.

Tiga tahun kemudian, atau pada tahun 2011, Yuan De Gama kembali merambah bisnis baru, yakni hotel. Mulanya, ia hanya mendirikan Splash Hotel. Sukses dengan Spalsh Hotel, Yuan mengakuisisi Hotel Madelin dan banyak bisnis lainnya yang ia akuisisi demi kepentingan untuk membangun Bengkulu. [Medi Muamar]