PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Pemuda Kelurahan Lebak Gendong, Kecamatan Lebak Gendong, Kabupaten Lebak Provinsi Banten inisial RA, terpaksa berurusan dengan polisi setelah ditangkap Anggota Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu lantaran diduga telah melakukan pemerasan dengan meminta sejumlah uang kepada korbannya YN dengan mengancam akan menyebarkan foto bugil korban.

Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Supratman, melalui Kabid Humas AKBP Sudarno, di Mapolda Bengkulu, Selasa (2/4/2019) mengatakan pemerasan ini berawal ketika terduga pelaku meminta pertemanan dengan korban melalui akun facebook dan mengaku sebagai anggota TNI yang bertugas di Palembang sekitar bulan Februari 2018 lalu. Setelah itu, terduga pelaku meminta nomor kontak WhatssApp korban, seiring berjalannya waktu pelaku meminta untuk melakukan Video Call melalui WhatssApp.

Lantaran diduga termakan bujuk rayu terduga pelaku, korban akhirnya menuruti permintaan terduga pelaku untuk membuka bajunya serta mengirimkan foto bugilnya. Setelah berhasil dan mendapatkan foto serta video bugil korban, terduga pelaku kemudian mengancam korban akan menyebarkan video dan foto bugil korban di media sosial jika tidak memberikan sejumlah uang kepada terduga pelaku.

“Kalau korban tidak mengirimkan sejumlah uang maka video dan foto tersebut akan disebar ke sosial media dan ke teman-temannya. Lantaran itu korban, sempat terhanyut oleh ancaman terduga pelaku dan mengirimkan uang sebesar Rp 40 juta,” kata Kabid Humas.

Hal tersebut terus dimanfaatkan terduga pelaku dan terus meminta sejumlah uang kepada korban. Akhirnya korban melaporkan dugaan pemerasan tersebut ke Mapolda Bengkulu untuk ditindak lanjuti.

Setelah menerima laporan, pihak kepolisian langsung melakukanpenyelidikan. Akhirnya penyelidikan tersebut membuahkan hasil dan terduga pelaku berhasil ditangkap di kediamannya kemudian di bawa ke Mapolda Bengkulu untuk di tindak lanjuti.

“Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal  45 ayat (4) Jo Pasal 27 ayat (4) UU RI No. 19 Tahun 2016 Tentang perubahan atas UU RI No.11 Tahun 2008 Tentang ITE yang terjadi di wilayah hukum Polda Bengkulu,” jelas Kabid Humas.

Ditambahkan Kabid Humas, pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya Provinsi Bengkulu untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap pelaku tindak kejahatan yang kerap meresahkan dan melakukan berbagai cara dalam melancarkan aksinya.[Ardiyanto]