PedomanBengkulu.com, Bengkulu Selatan – BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu bersama Komisi IX DPR RI kembali menyosialisasikan Program JKN-KIS kepada masyarakat di daerah Bengkulu Selatan tepatnya di Balai Desa Gedung Agung Kecamatan Pino Massat Kabupaten Bengkulu Selatan, Sabtu (06/04). Kegiatan ini dilaksanakan guna memastikan seluruh masyarakat di wilayah Provinsi Bengkulu mendapatkan informasi tentang JKN-KIS.

“Program JKN-KIS ini hadir di tengah masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap kesehatan warganya. Jenis kepesertaan Program JKN-KIS secara garis besar ada dua yaitu Penerima Bantuan Iuran (PBI) serta non-PBI, bagi warga yang merasa tidak mampu maka dapat didaftarkan sebagai peserta PBI oleh pemerintah,” jelas Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu Rizki Lestari.

Ia menjelaskan, ntuk kepesertaan JKN-KIS yang bantuan pemerintah (PBI), cara daftarnya tidak langsung ke BPJS Kesehatan. Sebagai awalnya, penduduk yang tidak mampu didaftarkan dahulu oleh Kepala Desa, kemudian diajukan ke Kementerian Sosial.

“Dari sana baru diajukan ke BPJS Kesehatan,  nanti BPJS Kesehatan mencetak kartunya  kalau kartunya sudah keluar kartunya baru bisa berobat. Masyarakat juga dapat mendaftar secara mandiri, apalagi iurannya sangat terjangkau. Lebih murah daripada harga rokok sebulan,” jelas Elva dalam kegiatan yang dihadiri pula oleh Anggota DPR RI Komisi IX Elva Hartati tersebut.

Sementara itu, Kepala Desa Gedung Agung Aprinudin menyambut baik kedatangan BPJS Kesehatan Cabang Bengkuli dan Anggota Komisi IX DPR RI ke wilayah desa setempat. Bahkan ia berpendapat bahwa program jaminan kesehatan ini sangat luar biasa dampaknya bagi penduduk Indonesia.

“Program JKN-KIS ini telah menghapus kekhawatiran masyarakat akan mahalnya biaya berobat. Iuran peserta yang sehat bisa dipakai untuk membantu yang sedang sakit, sehingga selain melestarikan nilai-nilai gotong-royong, peserta juga bisa menjadikannya sebagai ladang ibadah untuk menolong sesama,” ujar Agung.

Sampai dengan Maret 2019, tercatat sebanyak 165.222 penduduk di kabupaten Bengkulu Selatan telah terdaftar ke dalam Program JKN-KIS dari sekitar 167.003 penduduk. Artinya, sekitar 98,9% penduduk setempat sudah menjadi peserta JKN-KIS.[Rls]