PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Sejak hari pertama puasa, Pemerintah Provinsi Bengkulu telah melakukan Safari Ramadhan salah satunya di Kabupaten Bengkulu Selatan yang menjadi destinasi awal Safari Ramadhan 1440 Hijriyah.

Dalam hal ini, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah berharap, meskipun sedang menjalani ibadah puasa, masyarakat serta pemerintah tetap semangat. Sehingga aktivitas di Bulan Ramadhan, tetap produktif.

Rohidin Mersyah mengatakan, Safari Ramadhan di tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan yaitu menggelar pasar murah, pemberdayaan masyarakat, pelayanan kesehatan, hingga sosialisasi dan peninjauan pembangunan infrastruktur.

“Kita juga ingin memastikan penyelenggaraan pembangunan di daerah bisa terlaksana sesuai target. Utamanya pada infrastruktur yang sudah direncanakan pada tahun sebelumnya. Kemudian juga soal pemulihan pada daerah-daerah pasca bencana beberapa hari lalu. Kita ingin pastikan seluruhnya tertangani,” ungkap Rohidin usai tarawih di Masjid Bilal bin Rabbah, Desa Palak Bengkerung, Kecamatan Air Nipis Bengkulu Selatan, Senin (6/5/2019)

Untuk Bengkulu Selatan, Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menganggarkan pembangunan jalan Palak Bengkerung – Batu Ampar. Ruas jalan tersebut melintasi tanah masyarakat yang saat ini dalam tahapan pembebasan lahan.

Untuk itu, dirinya berharap masyarakat dapat mendukung proses tersebut. Mengingat konektivitas dalam daerah merupakan aspek vital untuk menggerakkan ekonomi.

“Pasti diganti dengan nilai yang pantas, ini jelas butuh dukungan masyarakat karena sejatinya pembangunan adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, untuk ekonomi masyarakat. Jangan sampai terhalang karena warga meminta harga yang melampaui batas wajar apalagi berlipat ganda,” kata Rohidin.

Selain jalan, Pemerintah Provinsi Bengkulu di tahun ini juga ditargetkan membangun jembatan Palak Bengkerung yang sudah diidam-idamkan warga. Pada tahun berikutnya, juga akan membangun jembatan penghubung Seginim dengan Muara Danau di Bengkulu Selatan.

“Pada infrastruktur yang memerlukan pembebasan lahan, jangan dipersulit. Kita meletakkan kepentingan bersama, di atas kepentingan pribadi,” ucap Rohidin.

Sementara, Plt, Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi mengatakan, pembangunan yang dilakukan setiap level pemerintahan adalah untuk masyarakat dan butuh dukungan masyarakat. Pemerintah Kabupaten ikut mengupayakan pembangunan melalui program pemberdayaan.

“Program pemberdayaan, anggarannya siap. Kalau yang bentuknya pemberian uang tunai, formulasinya harus tepat, jika tidak maka akan jadi ‘temuan’. Oleh karena itu, kita perlu inovasi-inovasi program yang tentu saja tidak melanggar secara aturan,” jelas Gusnan.

Diketahui, pada saat itu juga diserahkan bantuan kepada pengurus Masjid Bilal bin Rabbah dari Pemerintah Provinsi Bengkulu senilai 80 juta. Selain dari Pemerintah Provnsi Bengkulu juga diserahkan bantuan dari Kanwil Kemenag. [Ardiyanto]