Kasi Pidsus Kejari Bengkulu, Oktalian Darmawan SH,MH

PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Kinerja Jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bengkulu patut diacungi jempol. Pasalnya, pihaknya berhasil menyelamatkan keuangan negara sebesar 2,4 miliar rupiah dari hasil penanganan perkara tindak pidana khusus dari Januari hingga Juli 2019.

Kepala Kejari Bengkulu Emilwan Ridwan SH,MH, melalui Kasi Pidsus Oktalian Darmawan SH,MH saat diwawancarai di Kantor Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Senin (22/7/2019) mengatakan uang yang berhasil diselamatkan tersebut merupakan hasil penyelesaian dari tiga kasus yakni, kasus tindak pidana korupsi dana Beban Kerja (BK) pada Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Bengkulu tahun 2015.

“Kemudian penyelesaian kasus pajak dan perkara dari Kejaksaan Tinggi Bengkulu,” jelas Oktalian.

Dikatakan Oktalian, saat ini bidang tindak pidana khusus Kejaksaan Negeri Bengkulu sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus tindak pidana korupsi. Namun untuk sementara ini pihaknya belum bisa menjelaskan lebih jauh. Dan akan akan dibeberkan setelah kasus yang dimaksud naik status ke penyidikan.

“Ada beberapa penyelidikan (Lied), nanti setelah hari Bhakti Adhyaksa ke 59 kita akan lanjutkan dengan memintai keterangan. Apapun hasilnya nanti apakah bisa ke penyidikan nanti akan kita sampaikan. Kalau kasusnya nanti kita sampaikan di penyidikan,” beber Oktalian.

Sementara itu, sambung Oktalian, untuk eksekusi dan penuntutan dari Januari sampai Juli 2019 sudah 28 penuntutan, dan untuk eksekusi sebanyak 28.

“Eksekusi ini sendiri yang kita lakukan salah satunya DPO dan itu sudah memiliki kekuatan hukum tetap atau Inkracht dari Mahkamah Agung dan terpidana sudah dititipkan di Lapas Bentiring,” ungkap Oktalian.

Ditambahkan Oktalian, untuk DPO terpidana yang belum tertangkap kurang lebih 3 orang dan pihaknya sudah mengetahui titik-titiknya. Tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat akan dilakukan penangkapan kemudian dilakukan eksekusi. [Anto]