PedomanBengkulu.com, Seluma – Menangapi laporan warga desa Lubuk Resam Kecamatan Seluma Utara, terkait adanya dugaan penyimpangan pada pengelolaan dana desa tahun 2017. Penyidik telah melakukan kordinasi ke Inspektorat Seluma dan tidak adanya indikasi pelanggaran yang ditemukan dari hasil audit Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP).

Kapolres Seluma AKBP I Nyoman Merthadana melalui Kasat Reskrim AKP Rizka Fadhila mengatakan, bahwa penyidik sudah melakukan kordinasi kepada inspektorat, dari hasil APIP mereka tidak ditemukan kerugian negara. Namun, untuk memastikan hal tersebut penyidik akan mengajak tim APIP turun ke lapangan.

“Hasil audit Apip tidak ditemukan penyelewengan atau pelanggaran. Sehingga kita tidak dapat memprosesnya. Namun untuk memastikan kita akan ajak tim Apip untuk turun langsung ke Desa Lubuk Resam, bukan tidak kita tindaklanjuti,” kata Kasat, Selasa (20/8/2019).

Dijelaskan Rizka, untuk penyelidikan perkara dugaan penyimpangan DD Lubuk Resam ini, pihaknya masih terus melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket). Hasil pulbaket ini akan menjadi bahan penyelidikan perkara ini. pihaknya juga akan mencoba untuk berkoordinasi kepada Inspektorat Seluma, untuk kepuasan para pemerhati (Pelapor) bahwa dalam waktu dekat ini, pihak yang bersangkutan akan diajak secara bersama, untuk kembali melakukan audit secara bersama-sama, untuk membuktikan dugaan yang mereka laporkan.

“Sejauh ini kita masih pulbaket. Termasuk dengan pemanggilan dan pemeriksaan saksi masih terus kita lakukan dalam mengusut dan mengungkap perkara dugaan penyelewengan DD ini, biar semua puas, jadi kita harus turun bersama-sama melakukan audit ulang. Biar masyarakat mengetahui juga, sehingga tidak ada pihak yang disalahkan terkait perkara ini,” jelas Rizka. [YD]