Kasat Reskrim Polres Bengkulu AKP Indramawan Kusuma

PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Bejat, mungkin itu kata yang cocok untuk Datuk warga Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu ini.

Pasalnya, pria yang sudah berusia 70 tahun tersebut tega melakukan tindak pidana pencabulan terhadap cucu laki-lakinya yang masih berumur 12 tahun.

Kini tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi setelah ditangkap anggota Kepolisian Resort (Polres) Kota Bengkulu pada 5 Agustus 2019.

“Korban merupakan cucu tiri tersangka,” kata Kasat Reskrim Polres Bengkulu AKP Indramawan Kusuma, Rabu (7/8/2019).

Dijelaskan Indramawan, dugaan tindak pidana pencabulan ini terungkap setelah pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat pada 22 juli 2019.

Setelah menerima laporan tersebut anggota Polres Bengkulu langsung melakukan penyelidikan.

Pada saat kejadian tersangka langsung kabur dan tidak meninggalkan identitas apapun baik itu Kartu Tanda Penduduk (KTP) maupun Kartu Keluarga (KK).

“Karena tersangka ini memang dengan nenek korban tidak nikah dari awal,” ucap Indramawan.

Diterangka Indramawan, setelah melakukan penyelidikan pihaknya mendapatkan informasi bahwa tersangka berada di wilayah Kabawetan Kabupaten Kepahiang.

Kemudian anggota Polres Bengkulu langsung bergerak cepat menuju lokasi keberadaan tersangka dan tersangka berhasil ditangkap.

“Berdasarkan pengakuan tersangka dia ini melakukan dengan iming-iming dan juga mengancam dengan kekerasan kepada korban apabila tidak melakukan akan dipukuli,” terang Indramawan.

Pengakuan dari tersangka, sambung Indramawan, perbuatan yang dilakukannya terhadap korban yang masih duduk di bangku kelas 5 Sekolah Dasar (SD) ini sudah berkali-kali dengan kondisi rumah yang sering kosong.

“Tersangka kita kenakan pasal 82 undang undang perlindungan anak dengan ancaman paling lama 15 tahun penjara,” tegas Indramawan. [ Anto ]