PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Kinerja Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu dalam menangani kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) patut dicungi jempol. Pasalnya, pihaknya berhasil menuntaskan 76 kasus Tipikor dari 79 kasus yang ditangani dengan presentase 96,2 persen selama tahun 2018. Atas perstasi gemilang tersebut, Polda Bengkulu meraih peringkat satu Se-Indonesia dijajaran Polda yang ada Indonesia.

Atas pencapaian ini, Polda Bengkulu mendapatkan penghargaan secara simbolis dari Kabareskrim Polri Komjen Pol Drs Idham Azis M.Si, pada gelaran rapat kerja teknis (Rakernis) Direktorat Tipikor Bareskrim Polri di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Supratman melalui Dir Reskrimsus Polda Bengkulu Kombes Ahmad Tarmizi SH MH disampaikan Kasubdit Tipikor AKBP Andi Arisandi mengungkapkan pihaknya sangat bangga dan senang atas prestasi yang dicapai. Namun ia juga merasa miris dengan banyaknya Tipikor di Bengkulu.

“Dengan penghargaan ini, kami bangga sekaligus miris, karena berarti banyak kasus korupsi di Bengkulu, namun kami bangga karena kasus korupsi itu mampu kita tangani dengan baik, pretasi ini sekaligus mengharumkan nama Polda Bengkulu di nasional,” ungkap AKBP Andi Arisandi.

Selain Polda Bengkulu, Polda Jawa Timur juga meraih prestasi peringkat kedua dengan presentase perkara 93,2 persen. Kemudian disusul Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan presentase perkara 92,1 persen, Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan presentase perkara 92,0 persen dan Polda Riau dengan presentase perkara 80,9 persen.

Pada gelaran Rakernis Direktorat Tipikor Bareskrim Polri ini dihadiri para Dir Reskrimsus Polda, Kasubdit Tipikor dan para penyidik Tipikor Polda se Indonesia. [Anto]