PedomanBengkulu.com, Kepahiang — Tiga terdakwa dalam kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) Desa Ujan Mas Bawah Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang tahun 2015-2017 menitipkan uang pengganti kerugian negara kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepahiang yang diserahkan oleh pihak keluarga terdakwa dan diterima Kasi Pidsus Kejari Kepahiang di Kantor Kejari Kepahiang, Senin (26/8/2019).

Kepala Kejari Kepahiang H Lalu Syaifudin SH.MH melalui Kasi Pidsus Rusydi Sastrawan, S.H., M.H saat dikonfirmasi mengatakan terdakwa yang menitipkan uang kepada Kejari Kepahiang yaitu terdakwa Ahmad Badawi, selaku Kepala Desa (Kades) Ujan Mas, terdakwa Sopian Aroni selaku Bendahara Desa Tahun 2015-2016 dan terdakwa Ismono Sahadi Bendahara Desa tahun 2017. Uang yang dititipkan dari tiga terdakwa ini total seluruhnya sebesar 88 juta rupiah.

“Uang yang dititipkan langsung disetorkan ke rekening kas Negara melalui Bank Mandiri KCP Kepahiang,” kata Rusydi.

Seperti diketahui sebelumnya, dalam kasus ini kerugian yang dialami negara sebesar 300 juta rupiah. Dalam kasus ini waktu itu Kejari Kepahiang menetapkan empat orang tersangka yakni Ahmad Badawi selaku Kades,
Syaipul Anwar Sekretaris Desa Ujan Mas Bawah, Sopian Aroni Bendahara Desa Tahun 2015 dan Ismono Sahadi Bendahara Desa tahun 2017 dan tersangka waktu itu dijerat pasal 2 ayat (1), pasal 3, pasal 9 UU nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana pemberantasan korupsi jo pasal 64 ayat (1) KUHP jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. [Anto]