PedomanBengkulu.com, Seluma – Rencana Dinas Industri, Perdagangan, Koprasi dan UKM Seluma mengagarkan anggaran Rp 190 juta untuk pembelian alat tenun serta pelatihan para penenun dibantah oleh DPRD Seluma. Pasalnya Badan Anggaran (Banggar) DPRD Seluma tidak menyetujui pembelian alat tenun, melainkan untuk pelatihan penenun ke luar daerah.

Anggota DPRD Seluma Okti Fitriani mengatakan, bahwa pada rapat Banggar APBDP lalu, tidak mengizinkan beli alat tenun. Melainkan Banggar minta Pemda menyiapkan kamampuan SDM untuk para penenun dengan lebih baik.

“Kita minta masing-masing kelompok-kelompok tenun dikirim belajar ke Padang atau Palembang. Setelah mereka bisa, mereka harus menerapkan pelajaran tersebut. Kemudian baru kita siapkan alatnya. Kalau mereka sudah pintar alat itu kita tambah,” ujar Okti Fitriani, Senin (2/9/2019).

Disampaikan Okti, saat ini alat yang sudah ada para penenun belum maksimal mengerjakan, karena masih banyak masyarakat yang belum mengerti.

“Belum waktunya untuk pembelian alat, setelah mereka sudah pintar baru nanti diberikan alat baru,” jelas Okti.

Dijelaskannya juga, jika Dinas Prindagkop melakukan pelatihan para penenun dengan mendatangkan pelatih, maka diyakini tidak akan maksimal. DPRD juga minta Pemda menyiapkan anggaran ke kelompok-kelompok untuk bahan baku seperti benang emas.

“Saya sudah berapa kali ke tempat tenun. Kita dukung pengembangan tenun dumpak tapi dibuat dengan perencanaan yang matang. Saya takutkan pelatihan seperti itu hasil tidak maksimal,” jelas Okti.

Tambah Okti, pihaknya mendukung para penenun untuk belajar ke luar daerah dan belajar fokus di tempat penenun di luar daerah. Jelas Banggar tidak setuju dengan pembelian alat tenun.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Seluma Mulayadi, mengatakan pada APBDP tahun ini menganggarkan dana sebesar Rp 190 juta, untuk pembelian alat tenun serta pelatihan para penenun. Setelah anggaran bisa dicairkan nanti kita belikan 5 unit alat tenun penambahan alat yang lama. Serta pelatihan dengan menghadirkan pelatihan dari tempat pembelian alat. [YD]