PedomanBengkulu.com, Bengkulu Utara – Siapa yang tidak kenal sosok Slamet Waluyo Sucipto anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkulu Utara yang terkenal tegas, berintegritas dan merakyat tersebut. Maka tak heran jika masyarakat menghantarkannya dua periode pada 2009-2014 dan 2014-2019 menduduki jabatan sebagai anggota DPRD Bengkulu Utara dari dapil Padang Jaya, Giri Mulya dan Air Padang.

Saat menjabat, banyak terobosan yang dilakukan Slamet Waluyo untuk memperjuangkan hak-hak dasar rakyat baik insfrastruktur, anggaran, pendidikan, kesehatan dan bahkan tak segan-segan menegur Eksekutif dalam hal ini Pemerintahan ketika kebijakannya tidak memprioritaskan kepentingan rakyat. Saat masyarakat membutukannya pun Slamet Waluyo selalu hadir baik dalam suka maupun duka.

Merasa tugasnya perjuangannya belum tuntas, Slamet Waluyo mencoba kembali maju sebagai calon anggota DPRD Bengkulu periode 2019-2024, namun kali ini kurang beruntung. Ditengah derasnya arus politik transaksional harus mengubur dalam-dalam cita-cita Slamet Waluyo untuk melanjutkan perjuangannya.

Meski tidak menjabat kembali sebagai anggota DPRD Bengkulu Utara, namun Slamet Waluyo masih tetap akan mendedikasikan diri membantu masyarakat baik suka maupun duka.

“Mulai hari ini selesai sudah tugas saya sebagai anggota DPRD Bengkulu Utara, walaupun tidak menjabat lagi saya akan tetap mendedikasikan diri untuk Masyarakat,” kata Slamet Waluyo saat dihubungi via Whatsa, Senin (9/9/2019).

Untuk diketahui pada hari ini, Senin (9/9/2019), dilaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah anggota DPRD Bengkulu Utara periode 2019-2024 yang baru. [Yusuf]

Berikut Kutipan Pesan yang ditulis Slamet Waluyo Untuk Masyarakat Bengkulu Utara :

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi Robbil’aalamiin.

Hari ini telah purna tugas saya mengemban amanah sebagai wakil rakyat DPRD Bengkulu Utara 2009/2014 dan 2014/2019. Terima kasih Yaa Rabb, Engkau telah lindungi hambamu ini dari segala godaan dan petaka dalam saya menjaga tugas rakyat ini.

Di akhir tugas hari ini ijinkan saya menghaturkan “Terima Kasih” kepada rakyat wilayah Kecamatan Padang Jaya, Girimulya dan Air Padang yang sudah mempercayakan mandat secara ikhlas selama 10 tahun, sekaligus diiringi permohonan maaf yang tulus, pasti dengan kekurangan dan kealphaan saya, tidak bisa menjawab semua harapan dan ekspektasi besar kebutuhan dan prioritas persoalan kerakyatan.

Mohon di lapangkan dan dimaafkan, agar menjadi lapang hubungan antar sesama kita terlebih dengan Allah SWT. Insya Allah betapapun dengan kemampuan yang minim, saya berusaha dengan sungguh-sungguh dan dan selurus-lurusnya menjaga keagungan amanah rakyat.

Berikut Saya ucapkan terima kasih juga kepada :

— Saudaraku Ir. H.M. Imron Rosyadi, MM, M.Si dan Ir. H. Mian (bupati dan wakil bupati BU 2011 s.d. 2016), Ir. H. Mian dan Arie Septia Adinata, SE, M.Sap (Bupati dan wabup BU 2016 s.d. 2021) atas kerjasama yg terbangun kondusif selama ini, beserta segenap FKPD dan semua mitra di Pemerintahan Kabupaten Bengkulu Utara.

— Almarhum Bapak Ponari dan Almarhumah Ibu Sarah (orangtua kandung) almarhumah Erni Djohan Manuhutu dan Djohansyah Tahkim (mertua), Atas kucuran keringat, didikan tangan dingin, perjuangan yang tak kenal lelah dan doa restunya mereka tapakan asa dan cita itu tergapai.

— Kakak kandung, sanak famili dan segenap tim work yang tak kenal lelah memaknai arti idealisme kemartabatan demokrasi dan amanah dengan tetap tak gentar memperjuangkan politik idealis ide dan gagasan bukan fragmatis dan kapitalis, Semoga tetap didengungkan karena dimaknai akan lebih kemanfaatan besarnya bagi rakyat, kita yakini proses yg demikian akan bisa menghadirkan obyektifitas tentang kapasitas, kapabilitas, mentalitas dan kualitas wakil rakyatnya. Terima kasih pejuang demokrasi dan politik gagasan semoga tak terhenti untuk menggurita agar negeri lebih bermartabat.

— Kawan-kawan di sekretariat DPRD Bengkulu Utara yang selalu setia mendampingi tugas-tugas kerakyatan tanpa lelah.

— Kawan-kawan kalangan media cetak, elektronik dan online yang tak henti dengan independensinya menyeimbangkan proses demokrasi dan perjuangan dengan profesional.

Proses demokrasi sudah selesai dan menjadi cerminan, ujian dan takaran dari obyektifitas realita rakyatnya. Catatan seriusnya adalah penguatan nilai harus tetap dikedepankan, agar integralistik antara yg memandatkan dan diberi mandat menjadi terukur yang berujung pada memanusiakan manusia dengan menjadikan kekuasaan adalah amanat yg harus bermartabat yang punya nilai dan manfaat.

Memilih dan memiliki wakil rakyat adalah kebutuhan sehingga terfilter oleh integritas, moralitas, kapasitas, kapabilitas dan kualitas yang dengan itu secercah pengharapan dari rakyat yang diwakili tentang apa saja mampu diterjemahkan, diperjuangkan dan direalisasikan. Hal tersebut di samping karena kemampuan juga faktor keterikatan emosional antara sang penerima mandat dengan yang memberi mandat (rakyat).

Filosofi Demokrasi bukan hanya geliat politik yang di ukur dengan hingar-bingar fragmatis dan cenderung kapitalism yang lebih mengarah pada jiwa-jiwa dis-adaptif, tidak peka terhadap rakyat dan korup, namun cenderung pada hadirnya jiwa-jiwa yang punya hati, pikiran, ucapan dan sikap konstruktif untuk rakyatnya.

Rakyat bukan hanya sebagai obyek yg terkesan transaksional untuk raihan jabatan dan kekuasaan, tapi pada sebuah etika penguatan dan pembinaan demokrasi yang bermartabat dengan ukurannya Nilai dan Manfaat.

Saya mengucapkan selamat kepada saudara-saudaraku yang akan berkiprah 2019 – 2024, saya yakin saudara-saudara orang pilihan yang akan mampu berkiprah dan selalu berusaha untuk yang terbaik bagi perkembangan Bengkulu Utara.

Ada tugas-tugas dan beban berat saudara-saudaraku yang sudah menanti baik tentang aspirasi, regulasi, anggaran dan lain-lain yg sudah barang tentu membutuhkan kerja keras dan sikap respons saudara-saudaraku dengan tetap menjaga idealisme dan keluhuran nurani. Saya yakin saudara2ku mampu berbuat lebih baik.

Akhirnya, saya mohon pamit pastinya banyak gagasan, pemikiran, keinginan, harapan rakyat yang belum semuanya mampu saya perjuangkan. Saya tidak akan menyalahkan siapapun, tapi itu semua kesalahan dan kekurangan saya. Semoga Allah mengampuni dan seluruh warga Bengkulu Utara ikhlas memaafkan. Kalau ada secuil hal yang sudah kami perbuat, semoga punya nilai dan manfaat, dan insha Allah menjadi nilai ibadah dihadapan Allah SWT. Saya berharap kita semua tetap bersaudara, tanpa sekat apapun, Sehingga daerah B/U yang kita cintai ini menjadi daerah yang di Berkahi dan di Ridloi oleh Allah SWT.
Terima kasih.

Salam hormat dan
Permohonan maaf kami

SLAMET WALUYO S, SH
Beserta keluarga