PedomanBengkulu.com, Seluma – Peristiwa kemunculan beruang madu dikawasan pemukiman masyarakat sudah lima kali terjadi, di wilayah Kabupaten Seluma. Hewan omnivora tersebut bahkan sudah melukai dua warga yang sedang beraktivitas di kebun.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Mariska Tarantona menyatakan, pihaknya mengalami kendala personil untuk melakukan tindakan saat terjadi peristiwa kemunculan beruang. Ditambah lagi beruang merupakan hewan yang suka berpindah pindah tempat.

“Alat perangkap kalau dikatakan kurang ya, karena kita cuma punya satu kandang jebak, sedangkan untuk andang angkut punya dua saya kira cukup” jelas Mariska saat ditemui di kantornya, senin (14/10/2019).

Rencananya SKW II BKSDA akan melakukan penambahan unit kandang jebak, untuk memaksimalkan kinerja.

Mariska menambahkan, pihaknya belum memastikan apakah beruang yang melukai warga di Desa Tanjung Kuaw dan Kelurahan Masmambang merupakan beruang yang sama.

“Kami secara langsung pun belum melihat beruang yang dilaporkan warga muncul. Yang jelas munculnya beruang ini kemungkinan karena beruang ini kekurangan stok makanan di hutan” jelas Mariska. [IT2006]