Ilustrasi

PedomanBengkulu.com, Seluma – Meski sudah muncul di tiga titik lokasi, hingga saat ini belum ada satwa beruang madu yang berhasil ditangkap oleh pihak Seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Bengkulu menggunakan perangkap.

Disisi lain hewan omnivora tersebut membuat warga resah, karena takut diserang saat beraktivitas disekitar rumah ataupun kebun.

Kasi Wilayah II BKSDA Bengkulu Rustam Erlangga sudah mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perburuan terhadap beruang madu.

“Karena itu satwa yang dilindungi, maka kami imbau masyarakat untuk tidak melakukan perburuan” jelas Rustam.

Pihak BKSDA menyatakan, akan langsung terjun ke lokasi, bila kembali mendapatkan laporan adanya kemunculan beruang. Adapun warga dapat melaporkan ke pihak Desa/Kelurahan, dan menyampaikan laporan tertulis ke BKSDA.

Adapun saat ini sudah ada 3 laporan kemunculan beruang di Kabupaten Seluma, yakni di kelurahan Lubuk Lintang Kecamatan Seluma, desa Tanjung Kuaw Kecamatan Lubuk Sandi, dan desa Kampai Kecamatan Talo. [IT2006]