PedomanBengkulu.com, Seluma – Kabupaten Seluma merupakan daerah yang ikut menyumbang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Seluma mencatat, di tahun 2019 ini ada 31 orang warga asal Seluma yang menjadi TKI. 31 orang tersebut tersebar di daerah asia timur seperti Taiwan, Hongkong, Korea Selatan, hingga Jepang. Pekerjaan TKI tersebut ada buruh pabrik, maupun sebagai asisten rumah tangga (ART).

“TKI yang secara resmi diberangkatkan jumlahnya ada 31 orang, tersebar di Taiwan, Hongkong, Korea Selatan dan Jepang,” jelas Kepala Disnakertrans Riduan Sabrin (20/11/2019).

Disnakertrans Seluma menyatakan, hanya ada 6 perusahan penyalur tenaga kerja (PJTKI) yang resmi dan tercatat. Keenam lembaga tersebut semuanya berkantor di Kota Bengkulu.

Sementara itu Riduan Sabrin mengimbau masyrakat, untuk tidak berangkat menjadi TKI melalui PJTKI ilegal. Karena saat ini sudah ada PJTKI yang resmi, dengan prosedur pemberangkatan yang tidak menyulitkan.

“Kami sudah sosialisasikan sampai ke desa desabahwa jangan lagi ada TKI yang ilegal, semua sudah kami kerjasama dengan PJTKI yang resmi,”jelas Riduan Sabrin.

Adapun pada tahun sebelumnya, ada 55 orang TKI asal Seluma yang bekerja di luar negeri. Bekerja sebagai TKI menjadi pilihan sejumlah warga di Seluma, karena upah yang besar untuk membantu perekonomian keluarga. [IT2006]