PedomanBengkulu.com, Seluma – Setelah sempat tertunda pada (4/11/2019) lalu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Seluma akhirnya menyepekati untuk melakukan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran (KUA-PPAS) RAPBD 2020.

Diketahui jumlah defisit anggaran yang sebelumnya berjumlah Rp. 54 miliar, diturunkan menjadi Rp. 41,7 miliar. Adapun total estimasi pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2020 sebesar Rp. 947 miliar, belanja tidak langsung Rp. 634 miliar, dan belanja langsung Rp. 350 miliar.

Adapun turunya defisit anggaran, setelah dilakukan rasionalisasi di sejumlah item yang sudah diajukan TAPD Kabupaten Seluma.

“Sudah dilakukan rasionalisasi setelah sebelumnya angka defisit terlalu tinggi,” jelas Ketua DPRD Seluma, Nofi Eriyan Andesca, Senin (11/11/2019).

Setelah itu DPRD Seluma akan melakukan pembahasan lanjutan ditingkat komisi.

“Setelah disepakati, akan dilakukan pembahasan lanjutan,” jelas Nofi.

Pembahasan APBD 2020 Kabupaten Seluma menjadi sorotan oleh DPRD Seluma beberapa waktu terakhir. Salah satunya adalah defisit anggaran yang terlalu besar, yang dinilai salah satu penyebabnya adalah anggaran hibah Pilkada 2020 mencapai Rp. 34,1 miliar untuk KPU dan Bawaslu. [IT2006]