PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Entah apa masalah yang menyelimuti kehidupan Marlina gadis yang masih berstatus pelajar asal Curup Kabupaten Rejang Lebong ini hingga nekat menghabisi hidupnya sendiri dengan cara gantung diri di rumah kosnya yang berlokasi Jalan Sudirman 1 Kelurahan Pintu Batu Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu, Minggu (22/12/2019) sekira pukul 17.00 WIB.

Informasi terhimpun, kejadian tersebut bermula pada pukul 16.00 WIB, tiga orang teman sekamar atau teman magang korban pulang dari magang di salah satu hotel Kota Bengkulu. Setibanya di kosan ternyata pintu kosan tesebut terkunci dan teman korban berusaha memanggil korban akan tetapi korban tidak menjawab panggilan tersebut.

Kemudian salah satu teman korban berinisiatif membuka secara paksa pintu kosan tersebut dengan cara mengambil sebuah papan kayu yang berada di ujung kosan dan teman korban yang lain berusaha membuka pintu yang terkunci dengan menggunakan kayu tersebut dari jendela kosan. Pada saat pintu terbuka, ketiga teman korban langsung mencari korban. Kemudian salah satu teman korban menemukan korban telah terbujur kaku dengan leher terikat sebuah kain (kain hordeng warna merah) di dapur kosan tersebut. Melihat kejadian tersebut satu teman korban langsung memanggil dua temannya yang sedang berada ruang tengah.

“Tahu kondisi korban seperti itu saya bersama teman-teman langsung keluar rumah dan memanggil warga sekitar untuk menolong korban,” kata Fitria salah satu teman korban.

Setelah mendapatkan informasi tersebut tim piket fungsi Sat Intelkam, Sat Reskrim, Identifikasi, SPKT dan Patroli Polsek Teluk Segara telah melaksanakan lidik, pulbaket, pengamanan di lokasi kejadian, pencarian barang bukti dan saksi dalam kejadian tersebut.

Polisi mengamankan barang bukti 1 (Satu) buah Kain hordeng warna merah yang digunakan korban untuk gantung diri, 1 (satu) buah papan yang digunakan saksi 2 untuk membuka pintu kosan.

Saat ini korban sudah berada di RS Bhayangkara Polda Bengkulu untuk dilakukan visum et refertum. Keluarga korban sudah mengetahui kejadian tersebut dan sekarang sedang dalam perjalanan ke RS Bhayangkara Polda Bengkulu.

Sementara itu, motif korban melakukan gantung diri masih belum diketahui dan menurut keterangan dari para saksi korban memiliki sifat yang tertutup. Selama di Kota Bengkulu, korban dan saksi melakukan magang di salah satu Hotel Kota Bengkulu sudah hampir 5 bulan. [Anto]