PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Kematian 4 ekor Penyu yang ditemukan di pantai panjang Bengkulu Berada tak jauh dari lokasi PLTU Batubara Bengkulu dibedah oleh dokter hewan untuk diambil sampel kemudian diteliti lebih lanjut.

Dokter Hewan Erny Suyanti mengatakan, timnya telah mengambil sampel yaitu hati dan pencernaannya. Kemudian sampel ini akan dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mencari penyebab kematiannya.

“Dari kondisi yang kami lihat, kematian penyu ini sudah lebih dari 24 jam. Kami akan melakukan penelitian lebih lanjut dan telah mengambil sampel dari saluran pencernaan dan hatinya,” kata Erny Suyanti, Rabu (04/12/2019) Sore.

Dari pemeriksaan sementara, secara fisik ke 4 ekor Penyu tidak ditemukan bagian-bagian luar seperti luka, begitu juga di bagian organ dalamnya tidak ditemukan sampah plastik yang menggangu pencernaannya.

Selain itu, Erny Suyanti menambahkan, pemeriksaan akan dilakukan kurang lebih selama 2 minggu. Setelah selesai baru akan diumumkan hasilnya apakah ada bahan racun yang menyebabkan kematiannya.

“Untuk sementara kami akan melakukan pemeriksaan selama kurang lebih 2 minggu, setelah itu baru kami akan menyimpulkan apakah ada indikasi racun yang menyebabkan kematiannya.” pungkasnya. [Mario]