PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Reses Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Alamsyah, Dapil I Kota Bengkulu Tahun 2019 untuk menyerap dan menyalurkan aspirasi masyarakat Kota Bengkulu digelar di Yayasan Al-Fidah Kecamatan Ratu Agung, Kamis (5/12/2019).

“Secara teknis apa yang kita dapatkan, keluhan masyarakat akan kami sampaikan langsung ke dinas terkait, dan yang bisa kami tindaklanjuti akan langsung kami kerjakan,” ujar Alamsyah saat diwawancarai.

Salah satu warga Kelurahan Bentiring RT 17, Saban Hadi menyampaikan, di kelurahannya terdapat kelangkaan gas, pembuatan E-KTP, pembuatan siring dan lampu jalan.

Hal senada juga diungkapkan Ikhsan, warga kelurahan Malabro, dengan pemindahan Pasar Subuh Barukoto II menumpuk masalah dari pembangunan, sampah depan Pasar Barukoto II berserakan.

“Selain itu, pendidikan anak-anak SMP kelas tiga harus membayar uang komite (pungutan) terlebih dahulu supaya bisa mengikuti ujian, sedangkan Indonesia wajib belajar 9 tahun,” ungkapnya.

Fitriati Kelurahan Bentiring, juga menyampaikan terkait program Pemerintah Kota Bengkulu, diantaranya program Samawa dan larangan cerai.

“Harapan kita, ke depannya supaya di setiap kelurahan diadakan semacam pelatihan untuk ibu-ibu agar terhindar dari persoalan tersebut,” harapnya. [Soprian]