PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – Kepala Kejaksaan Negeri Rejang Lebong Coni Tonggo Masdelima mengungkapkan tahun 2020 pihaknya menargetkan akan mengusut dua kasus korupsi yang terjadi di Kabupaten Rejang Lebong.

“Kita menargetkan penanganan kasus korupsi minimal dua kasus di tahun 2020, untuk kegiatan apa dan dimana, kita belum bisa buka, tapi sudah ada yang kita kantongi,” kata Coni.

Di tahun 2019 ini sendiri, lanjut Coni pihaknya sudah menangani dua kasus korupsi dan satusatu k telah diputus pengadilan tindak pidana Korupsi Bengkulu yakni kasus korupsi laboratorium (Lab) bahasa di Dinas Pendidikan dan kebudayaan Rejang Lebong tahun 2010. Untuk kasus korupsi Lab ini melibatkan 7 orang dan telah diputus bersalah dan menjalani hukuman. Adapun terpidana kasus Korupsi Lab tersebut yakni Sudirman sebagai Kepala dinas Pendidikan Rejang Lebong Adi sucipto, Hamsapari,  Yunus Dwi Kasmanto, Asri Kosmani, Zainal Arifin dan Alfiansyah.

“Satu kasus lagi yang masih kita tangani yakni dugaan korupsi dana desa yang dilakukan oleh mantan Kepala Desa Selamat Sudiarjo Kecamatan Bermani Ulu ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atas nama tersangka SK.

“Mantan Kades atas nama SK ini sudah kita masukan dalam daftar pencarian orang karena sampai sekarang tidak pernah memenuhi panggilan Kejaksaan. Upaya untuk menangkap tersanga ini terus kita lakukan, mudah-mudahan tersangka ini bisa kita tangkap sehingga proses persidangan bisa dilakukan,” kata Kajari.[Julkifli Sembiring]