Tampak tersangka dirawat di Rumah sakit

PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Informasi didapat, terduga pelaku utama pembunuh Wina Mardiani mahasiswi Universitas Bengkulu (UNIB) yakni Pardi nekat hendak mencoba bunuh diri di daerah Tanjung Alam Kecamatan Lintang Kanan Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, Kamis (19/12/2019)

Informasi terhimpun, pria yang belum lama ini ditetapkan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus dugaan pembunuhan mahasiswi asal Ipuh Kabupaten Mukomuko tersebut kini dirujuk ke RSUD Tebing Tinggi untuk mendapatkan perawatan secara intensif.

Belum diketahui pasti penyebab Pardi melakukan aksi percobaan bunuh diri tersebut.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Bengkulu AKBP Sudarno saat dikonfirmasi belum bisa mengungkapkan kronologis lengkap terkait penangkapan terduga pelaku tersebut.

Selain itu ketika ditanya apakan tersangka akan dibawa ke Bengkulu, Kabid Humas mengungkapkan masih menunggu informasi lanjutan. Kata dia, saat ini anggota kepolisian sedang menuju lokasi penangkapan.

“Sementara belum nanti tunggu info lanjut anggota sedang ke sana,” ucap Sudarno.

Dilansir sebelumnya, Pardi sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan resmi dijadikan DPO.

Kapolres Bengkulu AKBP. Prianggodo Heru Kun Prasetyo, S.IK dalam konferensi persnya di Mapolres Bengkulu beberapa hari lalu mengatakan Pardi ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana pembunuhan dan tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian.

Tersangka diancam dengan pasal 365 ayat (3) KHUPidana berdasarkan LP tanggal 8 Desember 2019 di Polres Bengkulu.

Kapolres juga mengungkapkan bahwa pelaku berdomisili di Jalan WR Supratman No 11A RT 01 RW 01 Kelurahan Beringin Raya Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu dan berasal dari Desa Tanjung Alam Kecamatan Lintang Kanan Kabupaten Empat Lawang Provinsi Sumatera Selatan.

Adapun ciri-ciri pelaku dengan tinggi badan kurang lebih 155 cm, wajah bulat, mata sipit, rambut hitam lurus, kulit sawo matang, ada bekas lubang tindik di telinga kanan, ada tahi lalat di bawah mata kiri, ada bakat hitam bekas luka di tangan kanan dan wajahnya berlubang bekas jerawat. [Anto]