Wali Kota Helmi Hasan melakukan gunting pita saat meresmikan Penghunian Rumah Khusus tahun 2019 di Teluk Sepang Kecamatan Kampung Melayu, pada Kamis (12/12/2019).

PedomanBengkulu.com, Kota Bengkulu – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Bengkulu menggelar Launching Penghunian Rumah Khusus tahun 2019 di Teluk Sepang Kecamatan Kampung Melayu, pada Kamis (12/12/2019).

Dikatakan dalam sambutannya, Wali Kota Helmi Hasan menyampaikan terdapat 50 unit rumah yang diresmikan untuk 50 kepala keluarga (KK).

“Hari ini kita akan launching Rumah Khusus Nelayan sebanyak 50 KK dan menyerahkan 50 unit rumah untuk 50 KK. Ini tahun ketiga kita dibantu oleh pemerintah pusat melalui Kementrian PUPR Direktorat Jendral pengadaan perumahan,” kata Helmi Hasan mengenai peluncuran ini.

Peresmian Penghunian Rumah Khusus tahun 2019 ini diiringi doa bersama untuk mengundang keberkahan dari Allah subhanahu wa ta’ala.

Di dampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Perkim Kota Bengkulu I Made Ardana, ia menjelaskan, dari tahun 2016 sampai sekarang sudah direalisasikan sekitar 250 unit.

“Anggaran untuk tahun 2020 kita sudah masukan 50 unit lagi,” jelasnya.

Baca juga : Dukung Penataan Kampung Nelayan, IPC Resmi Lepaskan Lahan 12,18 HaDengar Keluhan Rakyat, Walikota Subuh Berjamaah di Kampung Nelayan dan Terhambat, Walikota Kawal Proyek Rp 60 Miliar untuk Kampung Nelayan Tetap Berjalan

Helmi menjelaskan, rumah untuk nelayan ini bentuk perhatian pemerintah.

“Terutama perhatian Bapak Presiden. Kita bisa memiliki rumah sendiri dengan tenang. Sebagian besar masyarakat kita itu masih belum tenang karena status tanahnya belum jelas,” ungkapnya.

Helmi menambahkan, ketika Presiden datang ke Bengkulu pihaknya langsung menemui dan minta agar kemudian sebagian tanah yang sudah diberikan hak penggunaannya kepada pihak Pelindo bisa diberikan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, sertifikasinya sudah dilakukan dan sebagian masyarakat kita yang tadinya berdiam di rumah yang tidak cukup itu sudah tenang,” tambahnya.

Penampakan Penghunian Rumah Khusus tahun 2019 di Teluk Sepang Kecamatan Kampung Melayu.

Pemerintah juga menyadari, sambungnya, bahwasannya untuk membangun rumah itu memang tidak mudah, dengan demikian pemerintah kota Bengkulu telah mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk tahun mendatang dibangun kembali rumah khusus bagi para nelayan.

“ke depannya 50 lagi di tahun 2020,” tegasnya. [Soprian/Advetorial]