IST/Salah satu pohon pinus yang menimpa atap auning di salah satu bangunan yang ada di Pantai Pasir Putih, Rabu (29/1/2020).

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Sejumlah pohon pinus di Pantai Pasir Putih Kota Bengkulu tumbang dan menimpa sejumlah bangunan yang baru saja didirikan di kawasan tersebut, Rabu (29/1/2020).

Dari pengamatan di lapangan, sejumlah pohon bukan hanya menimpa pagar pembatas dan membuatnya patah, namun juga menimpa atap auning yang ada di kawasan tersebut sehingga membuatnya hancur.

Angin mulai bertiup kencang di sejumlah kawasan di Kota Bengkulu sejak pagi.

Sebelumnya terlansir, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca 28 Januari hingga 3 Februari akan terjadi potensi hujan lebat dengan status siaga banjir atau genangan yang terjadi wilayah Sumatera Barat dan Bengkulu pada 28-29 Januari 2020.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala BMKG Dwikorita Karnawati melalui Deputi Bidang Meteorologi Drs. R. Mulyono R. Prabowo M.Sc. Ia mengatakan, berdasarkan prakiraan cuaca berbasis dampak hujan lebat dengan status siaga potensi banjir, diimbau masyarakat untuk tetap waspada.

Menurutnya, hal itu karena sirkulasi siklonik di sekitar perairan barat daya Lampung menyebabkan pembentukan pola pertemuan massa udara yang memanjang disebelah barat wilayah Sumatera Utara hingga Selatan dan terbentuknya belokan angin di sekitar wilayah Jawa.

Sementara, lanjutnya, kondisi labilitas atmosfer cukup signifikan yang menyebabkan peningkatan massa udara basah di beberapa wilayah Indonesia.

Hal itu juga disampaikan Kepala bagian BMKG Fatmawati, Warjono. Ia mengatakan potensi hujan lebat dengan status siaga potensi banjir di wialayah Sumatera Barat dan Bengkulu.

“Berdasarkan prakiraan cuaca akan terjadi pada 28-29 Januari 2020. Untuk itu saya harap semua masyakarat yang ada di Provinsi Bengkulu dan Sumatera Barat untuk tetap waspada,” ungap Warjono. [Muhammad Qolbi]