PedomanBengkulu.com, Lebong – Jika sebelumnya adanya intruksi untuk merumahkan seluruh Tenaga Kerja Kontrak (TKK) diseluruh OPD jajaran Pemkab Lebong. Hal itu dibantah oleh Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lebong. Menurut BKPSDM Lebong, semua TKK tidak dirumahkan dan bisa tetap masuk seperti biasa. kalaupun adanya evaluasi berdasarkan usulan OPD terkait. Surat Keputusan (SK) pengangkatan TKK tetap terhitung awal Januari 2020.

Seperti yang disampaikan Kabid Mutasi dan Pengadaan Pegawai BKPSDM Lebong, Apedo Irman Bangsawan kepada PedomanBengkulu.com Sabtu (4/1/2020) siang. Bahwa anggaran honorarium TKK itu mulai terhitung sejak Januari 2020. Dengan kata lain, lanjut Apedo, seluruh TKK tetap dilanjutkan bekerja seperti biasa, namun untuk penerbitan SK BKPSDM masih menunggu pengajuan dari OPD.

“Karena kebutuhan TKK itu OPD yang lebih mengetahui dan berdasarkan hasil evaluasi kinerja TKK dan kebutuhan TKK berdasarkan jumlah anggaran OPD masing-masing,” sampai Apedo.

Ditambahkan Apedo, pihaknya juga masih menunggu hasil analisa jabatan (Anjab) masing-masing OPD dari bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Setda Lebong. Dari hasil Anjab tersebut, akan diketahui berapa jumlah ASN yang memegang jabatan dan mana posisi yang masih kosong itu yang akan diisi TKK.

“Intinya kami di BKPSDM hanya menerbitkan SK TKK, berdasarkan usulan dan kebutuhan dari OPD, silakan mereka (OPD,red) lakukan evaluasi mana TKK yang memang memiliki kapasitas untuk dipertahankan,” demikian Apedo.[Supriyadi]