PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu merilis capaian kinerja catatan penertiban dokumen perjalanan RI (Paspor) dan penertiban izin tinggal terbatas (ITAS) tahun 2019 di kantor Imigrasi Kelas I Bengkulu.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Ham Bengkulu, Abdul Hani mengatakan, data penerbitan ITAS tahun 2018 dan 2019 mengalami penurunan. Jika tahun 2018 jumlahnya mencapai 587 orang, maka tahun 2019 hanya 244 orang.

“Jika dibandingkan dengan 2018 lalu, jumlah perijinan tinggal terbatas di 2019 ini mengalami penurunan, ” Kata Abdul Hani. Kamis (02/01/2020).

Sedangkan untuk orang yang mengajukan perpanjangan ITAS pada tahun 2019 ini jumlahnya mencapai 295 orang. Dari jumlah itu, terbanyak adalah warga negara China yang mencapai 255 orang, Amerika Serikat 20 orang , India 5 orang, Malaysia 5 orang, Kanada 4 orang, Australia 3 orang, Korea Selatan 3 orang.

Dari data tersebut, perbandingannya dengan tahun 2018 mengalami peningkatan. Jika tahun 2018 jumlah WNA yang mengajukan penerbitan ITAS hanya 222 orang, maka ditahun 2019 jumlahnya 295 orang.

Kemudian, di tahun 2019 Imigrasi Bengkulu juga menerbitkan perpanjangan izin tinggal kunjungan yang jumlahnya mencapai 380 orang.

Dari jumlah itu, masih didominasi WNA asal China yang mencapai 214 orang, India 113 orang, Pakistan 14 orang, Srilanka 14 orang, Kamboja 8 orang, Swiss 4 orang, Belanda 3 orang, Amerika Serikat 2 orang, Selandia Baru 2 orang, Turki 2 orang, Vietnam 2 orang, Jepang 1 orang dan Kanda 1 orang.

Untuk data perpanjangan izin tinggal kunjungan saat kedatangan visa (Visa On Arrival/VOA) tahun 2019, sebanyak 134 penerbitan perpanjangan VOA. Dari jumlah itu, China mencapai 106 orang, Amerika Serikat 6 orang, Korea Selatan 4 orang, India 3 orang, Perancis 3 orang, Belanda 2 orang, Inggris 2 orang, Australia 2 orang, Rusia 2 orang, Jerman 1 orang dan Kanada 1 orang.

Perbandingan data jumlah penerbitan perpanjangan izin tinggal kunjungan dan izin tinggal kunjungan saat kedatangan tahun 2018 jumlahnya 301 orang, sedangkan tahun 2019 mencapai 514 orang.

Selain itu, kantor Imigrasi melakukan penertiban dokumen perjalanan RI (Paspor) sebanyak 12.735 dokumen, penertiban izin tinggal 1001 dokumen, pengawasan keimigrasian sebanyak 193 laporan dan layanan imigrasi serta komunikasi keimigrasian sebanyak 4 layanan.

Dalam proses penertiban itu, Imigrasi juga melakukan tindakan administratif keimigrasian kepada 2 orang dan penyidikan tindak pidana keimigrasian sebanyak 1 orang.

Untuk penerbitan paspor calon tenaga kerja terjadi penurunan dari tahun 2018 menurun sebanyak 3 persen. Jumlah penerbitan paspor calon tenaga kerja sepanjang tahun 2019 mencapai 207 orang.

Sementara menurut Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu, Samsu Rizal, jumlah tenaga kerja asing di Bengkulu berada paling banyak di Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Tengah. [Mario]