Tampak Kepala Dinkes Lebong dan Kapolsek Lebong Tengah beserta jajarannya saat melaksanakan Sosialisasi pencegahan kekerasan perempuan dan anak di Kecamatan Lebong Tengah.

PedomanBengkulu.com, Lebong – Sebagai wujud ikut menekan, serta mencegah meningkatnya kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Lebong. Dinas Kesehatan (Dinkes) melaksanakan sosialisasi secara door to door system. Bahkan kegiatan sosialisasi langsung ke rumah-rumah warga ini juga menekankan jajaran Puskesmas melibatkan Polsek setempat. Seperti halnya saat dilakukan sosialisasi di Kecamatan Lebong Tengah, selain jajaran Puskesmas Semelako juga melibatkan jajaran Polsek Lebong Tengah.

Seperti yang diungkapkan Kepala Dinkes Lebong Rachman kepada PedomanBengkulu.com, Senin (13/1/2020) sore. Dikatakan Rachman, sehubungan dengan maraknya kasus kekerasan pada anak selain penyuluhan keliling, Dinkes juga meminta ke tenaga promosi kesehatan aktif dampingi UKS untuk sosialisasi ke sekolah-sekolah.

“Tujuan besarnya adalah agar kasus kekerasan pada anak dapat berkurang. Melalui sosialisasi ini juga diharapkan anak-anak juga lebih tahu, mana anggota tubuh yang tabuh dan boleh disentuh,” ungkap Rachman.

Ditambahkan Rachman, seperti yang sudah dirilis Polres Lebong, bahwa kasus kekerasan dengan korban anak dan perempuan cukup tinggi dan sangat memprihatinkan sekali. Untuk itu pihaknya meminta kepada jajaran Puskesmas Semelako juga ikut berperan dalam menekan serta meminimalisir angka korban kekerasan seksual dibawah umur.

“Harapannya apa yang bisa diterapkan dilapangan dapat dimaksimalkan, sebagai wujud peran aktif dalam upaya menekan dan mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak dan perempuan di wilayah Puskesmas masing-masing,” demikian Rachman.

Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur melalui Kapolsek Lebong Tengah Iptu Kuat Santosa mendukung penuh upaya pencegahan kekerasan seksual pada anak dan perempuan yang juga digaungkan Dinkes Lebong. Apalagi, kata Kuat, pihaknya juga mendapatkan atensi dari Kapolres Lebong untuk aktif melakukan sosialisasi. Dengan sistem Sosialisasi pintu ke pintu dirasa cukup efektif.

“Upaya pencegahan yang dilaksanakan jajaran Dinkes Lebong ini juga sejalan dengan program Babinkamtibmas Polsek Lebong Tengah. Jika Dinkes Lebong lebih kepada sosialisasi anatomi tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh, maka Polsek bisa masuk pada penyuluhan dan sosialisasi Undang-undang Perlindungan Perempuan dan Anak,” sampai Kuat. [Supriyadi]