PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Mendengar kabar empat orang Pengunjung Pantai Panjang tenggelam saat berenang di Pantai Panjang Kota Bengkulu, Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi dengan sigap langsung mendatangi lokasi kejadian, Kamis (2/1/2020).

Dedy Wahyudi mengatakan, pihaknya mewakili Pemerintah Kota Bengkulu turut prihatin dengan musibah yang menimpa empat warga Sungai Lilin, Sumatera Selatan saat berkunjung di tempat ke Pantai Panjang.

Usaha dari pihak terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kota Bengkulu, Basarnas, Polairud, Tagana dan pihak lainnya sudah mengerahkan semua kekuatannya untuk  pencarian satu korban belum ditemukan.

Dedy berharap korban ditemukan selamat.

“Dan perlu juga pengertian dari keluarga korban nantinya Standar Operasional Prosedur (SOP) penyelamatan ketika jam-jam tertentu mungkin sekitar jam 12 malam mungkin akan dihentikan, bukan tidak peduli, tetapi karena ini waktu sudah sore, tetapi kita akan menunggu upaya pencarian dari jam 8 malam sampai jam 9 malam maksimal dan mungkin akan dilanjutkan besok kalau belum ketemu,” ujar Dedy Wahyudi.

Dedy Wahyudi menjelaskan, adanya imbauan dari Walikota Bengkulu untuk menghindari pantai dan jangan mandi di laut Bengkulu.

Namun karena kejadian tersebut merupakan musibah pihaknya meminta doa kepada seluruh masyarakat agar tim melakukan pencarian secara maksimal dan tidak ada kendala sehingga bisa menemukan korban.

Dedy Wahyudi mengungkapkan, awalnya yang mandi di Pantai empat orang satu orang perempuan dan satu orang yang bernama Arif Mahendra yang terseret arus dan belum ditemukan.

Tim saat ini masih di tengah laut melakukan pencarian dan ketika nanti tim minggir akan diberikan brifing menyemangati. Nantinya juga tim akan mendirikan pos terpadu di lokasi kejadian, baik Polisi, Basarnas, BPBD Kota dan Provinsi Bengkulu.

“Intinya kita sebagai tuan rumah kami turut prihatin dengan peristiwa ini dan kita akan semaksimal mungkin untuk mencari korban yang diseret arus,” ungkap Dedy Wahyudi.

Dedy Wahyudi menghimbau kepada masyarakat baik Bengkulu maupun luar Kota Bengkulu jika berkunjung di Pantai Bengkulu untuk tidak mandi. Di Pantai Panjang juga sudah dipasang plang larangan mandi, pihak kepolisian juga rutin melakukan patroli agar pengunjung tidak mandi di Pantai.

“Tapi hari ini tadi menurut Polairud mereka (korban) menarik diri ke tengah. Ini pembelajaran untuk masyarakat kita khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelas Dedy Wahyudi. [Anto]