PedomanBengkulu.com, Lebong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong melalui Dinas Kesehatan(Dinkes) Lebong, saat ini sedang menyiapkan gebrakan baru untuk memberi layanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Lebong. Gebrakan tersebut adalah dengan menyediakan layanan kedaruratan terpusat dengan membangun gedung Public Safety Services (PSC) 119. Penyediaan layanan PSC ini sendiri merupakan amanah Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2013, di mana seluruh kabupaten / kota di Indonesia harus membentuk PSC.

“Tahun ini kita akan bangun gedung PSC 119, pembangunan gedung ini fungsinya sebagai pusat koordinasi layanan kegawatdaruratan bagi masyarakat Lebong,” ungkap Kepala Dinkes Lebong Rachman kepada PedomanBengkulu.com Rabu (5/2/2020) pagi.

Pembangunan PSC, lanjut Rachman, menggunakan anggaran sekitar Rp825 Juta, yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kesehatan dari APBN Tahun 2020. Selain pembangunan gedung, untuk menunjang pelayanan kesehatan secara terpusat ini, juga akan dilengkapi sejumlah peralatan penunjang. Diantaranya
kendaraan operasional dan alat komunikasi.

“Pada intinya PSC 119 ini dibangun bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik, khususnya kesiapsiagaan terkait kedaruratan,” ucapnya.

layanan PSC 119, lanjut Rachman, merupakan implementasi pogram pemerintah mengacu pada agenda kelima Nawa Cita, yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia ini. Oleh Kementerian Kesehatan juga terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dalam rangka mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat. Salah satu caranya adalah melalui Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT).

“Nantinya jika ada gedung PSC 119 melalui Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT). Bukan hanya Dinkes saja, tetapi akan melibatkan instansi lainnya,” demikian Rachman. [Supriyadi]