PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu siap membangun zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan sekaligus pembacaan fakta integritas oleh Kepala Kejari Bengkulu Emilwan Ridwan, di aula Kejari Bengkulu, Kamis (27/2/2020).

Kepala Kejari Bengkulu Emilwan Ridwan mengatakan Zona integritas merupakan predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya memiliki komitmen untuk mewujudkan WBK dan WBBM melalui reformasi birokrasi khususnya dalam pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Ini merupakan salah satu langkah awal perubahan dalam rangka peningkatan kinerja, pelayanan publik berkaitan dengan pengawasan untuk melakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan yang efektif dan efisien,” kata Emilwan Ridwan.

Emilwan Ridwan menjelaskan, dalam pembangunan zona integritas tersebut bagaimana mengubah cara berfikir, pola budaya pegawai dalam bekerja melayani masyarakat. Dengan adanya kometmen pembangunan zona integritas WBK WBBM Kejari Bengkulu diharapkan mampu melakukan perubahan baik dilevel atas hingga level bawah baik itu pegawai maupun petugas non pegawai. Sementara untuk target, ungkap Emilwan Ridwan, yang terpenting adalah kinerja dalam meningkatkan pelayanan publik, akuntabilitas kinerja, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Kalau bicara pencegahan korupsi itu memang sudah arahan pimpinan, kita berharap bersinergi dengan lembaga terkait seperti pemerintah daerah, terutama kementrian lembaga yang ada di Kota Bengkulu bagaimana kita bersama-sama bisa meminimalisir atau paling tidak justru meniadakan perbuatan yang melanggar hukum dilingkungan masing-masing. Kita selalu mensosialisaaikan seperti jaksa masuk sekolah, jaksa menyapa, penyuluhan hukum itu kita gencarkan dalam rangka meminimalisir perbuatan korupsi, itu harapan kita,” ucap Emilwan. [Anto]