Pedomanbengkulu.com, Seluma – Pemerintah Kabupaten Seluma terus melakukan upaya agat pejabat di jajarannya, melaporkan harta kekayaan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Bupati Seluma, Bundra Jaya mengatakan ia meminta para pejabat sudah melapor selurunya, setidaknya pada awal maret.

“Saya sudah tegaskan sama Kabag Hukum, paling tidak awal maret itu semuanya sudah terkumpul, setidaknya sudah dimeja saya” jelas Bundra Jaya (23/2/2020).

Bundra menyatakan, pejabat yang tidak patuh dalam melaporkan kekayaannya, akan mendapat sanksi. Ia menegaskan pejabat wajib melaporkan kekayaannya, apalagi sudah diminta oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Mengapa harus patuh? itukan permintaan dari KPK, pasti punya sanksi. Pegawai Negeri pasti dapat sanksi, harus (segera dilaporkan)” jelasnya.

Adapun berdasaran catatan bagian hukum Setdakab Seluma, baru ada 91 pejabat yang sudah melaporkan harta kekayaannya, dari total 222 orang pejabat.

“Sudah disampaikan kepada seluruh pejabat, untuk segera meaporkan LHKPNnya, sampai batas waktu yaitu 31 maret” jelas Kabag Hukum Setdakab Seluma, Nurpadliya. [IT2006]