Pedomanbengkulu.com, Rejang Lebong – Jajaran Sat Narkoba Polres Rejang Lebong berhasil mengamankan 6 orang pengedar dan  pengguna Narkotika Jenis Sabu. Penangkapan pengguna dan pengedar tersebut dilakukan pada waktu dan tempat berbeda.

Diungkapkan Kapolres Rejang Lebong AKBP Dheny Budhiono SIK melalui Kasat Narkoba Iptu Edy Suprianto penangkapan terhadap bandar dan pengguna narkoba ini berawal ditangkapnya 3 pengguna Narkoba yakni GK (18) warga Jalan Setia Guna Kelurahan SIdorejo Kecamatan Curup Tengah, TS (19) Warga jalan Nanang Ismail Kelurahan Sidorejo Kecamatan Curup Tengah dan AY (18) ditangkap pada tanggal 26 Januari 2020, selanjutnya dari pengembangan pada tanggal 31 januari 2020 ditangkap AD (18) warga Jalan mawar  kelurahan Sukaraja Kecamatan Curup Timur.

Pada tanggal 7 Febuari 2020 diamankan APW (26) Warga kelurhan Tunas Harapan kecamatan Curup Utara di Apartemen Kalibata City Jakarta Selatan. APW ini merupakan bandar yang menyuplai sabu kepada 4 Tersangka yang sebelumnya ditangkap. Pada tanggal 7 Febuari 2020 ini juga diamankan pengguna narkoba lainnya yakni AP (36) Warga Desa Karang Baru Kecamatan PUT di Perumahan Barokah Desa Air Meles Bawah kecamatan Curup timu bersam barang bukti berupa 1 paket sabu, dan alat hisap sabu.

“5 tersangka yang kita amankan  yakni GK (18), TS (19) AY (18), AD (18) dan APW (26) merupakan satu jaringan antara pengguna dan bandar. GK, TS dan AY yang pertama kita amankan ini memperoleh sabu dari AD dan AD sendiri memperoleh barang dari APW. APW ini sempat melarikan diri ke Jakarta dan berkat kerjasama dengan Mabes Polri akhinya Ia bisa kita tangkap di Apartemen Kalibata City dan dibawa ke Rejang Lebong,” kata Kasat, Rabu (12/02).

Kronologi penagkapan GK, TS, dan AY dilakukan di salah satu rumah di Kelurahan Sidorejo, ketiganya tengah berpesta sabu dan ditemukan alat hisap atau bong dan sisa Sabu. Setelah diamankan dilakukan pengembangan diketahui bahwa mereka ini meperoleh sabu dari AD, ia juga merupakan pengunan aktif dan Ia memproleh Sabu dari APW yang merupakan Bandar.

“Kita juga masih melakukan pengembangan apkah ada jaringan yang lebih besar dari APW ini. Untuk ke empat penggunan sabu yang kita tangkap ini awalnya sebagai pengguna aktif tapi kemudian masuk kedalam jaringan. Modus yang mereka lakukan yakni membantu menjual barang APW dan mereka memproleh barang untuk dikonsumsi. Setelah 4 jaringanya tertangkap APW ini pun melarikan diri ke Jakarta dan berkat kerjasam dengan Satuan atas akhirnya APB bisa kita tangkap,” kata Kasat.

Ditambahkan Kasat untuk AP (36) Warga Desa Karang Baru Kecamatan PUT yang juga berhasil ditangkap tersebut berawal dari informasi warga selanjutnya dilakukan penangkapan dan ditemukan barang bukti berupa 1 paket sabu, dan alat hisap sabu.

“AP kita tangkap di Perumahan Barokah desa Air Meles Bawah kecamatan Curup Timur, ia tidak bisa mengelak karena sabu dan alat hisapnya ada didalam kantongnya.” pungkas Kasat. [Julkifli Sembiring]