PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Seorang pemuda inisial FT (27) wiraswasta, terpaksa berurusan dengan polisi lantaran diduga nekat memalasukan akun facebook yang mengatasnamakan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu Amandra Syah Arwan. Dalam aksinya akun facebook palsu yang mengatasnamakan Kajati Bengkulu tersebut diduga digunakan terduga pelaku untuk meminta sejumlah uang kepada korban. Terduga pelaku kini telah ditangkap tim Subdit Cyber dibantu tim Jatanras Polda Metro Jaya di Jakarta.

Selain mengamankan terduga pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti satu unit HP, satu buah Simcard Telkomsel, satu buah Kartu Tandan Penduduk (KTP) dan akun facebook palsu dengan mengatasnamakan Kajati Bengkulu.

Kapolda Bengkulu Irjen Pol Supratman melalui Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, Kamis (27/2/2020) mengatakan setelah mendapatkan laporan pemalsuan akun facebook tersebut tim Cyber Polda Bengkulu di bantu tim Polda Metro Jaya melakukan pencarian karena terduga pelaku berada di wilayah Jakarta yang akhirnya terduga berhasil diamankan. Terduga pelaku masih dilakukan pemeriksaan di Polda Metro Jaya dan secepatnya akan dibawa ke Polda Bengkulu.

“Kalu korbannya Pak Kajati Bengkulu, tersangka mengaku-ngaku sebagai Pak Kajati dan sudah berusaha menghubungi orang-orang yang kenalannya Pak Kajati. Karena ini masih dalam pemeriksaan apakah sudah ada orang yang dirugikan secara materil masih proses pendalaman,” kata Sudarno.

Sudarno menjelaskan, akibat perbuatan tersangka, Kajati Bengkulu merasa dirugikan karena tersangka dengan akun palsunya mengaku-ngaku sebagai Kajati Bengkulu.

“Jadi dia (tersangka) membuat akun fotonya, kegiatan pak Kajati dimasukkan dalam akun orang tersebut,” ucap Sudarno.

Sudarno menambahkan, terduga pelaku dikenakan Pasal 51 ayat 1 jucto pasal 35 Undang Undang Republik Indonesia nomor 19 tahun tahun 2016 tentang perubahan Undang Undang Republik Indonesia nomor 11 tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Sementara itu, Kepala Kajati Bengkulu Amandra Syah Arwan melalui Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Bengkulu Helmi, mengatakan, sebelumnya pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu telah berkordinasi dengan Polda Bengkulu terkait adanya pemalsuan akun facebook dan instagram yang mana akun itu mengatasnamakan Kajati Bengkulu. Kordinasi yang telah dilakukan kemudian ditindaklanjuti oleh tim Cyber Polda Bengkulu.

“Hari ini kita dapat kabar tim Cyber Polda Bengkulu telah menangkap terduga pelaku. Untuk itu kita dari Kejati Bengkulu mengapresiasi setinggi-tingginya atas hasil yang dicapai. Semoga dalam proses selanjutnya ini dapat berjalan dengan lancar terutama dalam hal penegakan hukumnya,” jelas Helmi. [Anto]