Sekretaris DPRD Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah.

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Saat ini dengan mewabahnya virus corona (Covid-19) diberbagai negara begitu juga di Indonesia, berdampak pada agenda Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu. Tidak hanya sidang paripurna, resespun juga ditunda.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris DPRD Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, ia mengatakan seharusnya reses dilaksanakan pada 22-25 Maret 2020.

“Dengan kesepakatan Pimpinan Dewan, reses ini ditunda terlebih dahulu dikarenakan reses ini nantinya akan mengumpulkan orang banyak, dengan demikian kita tunda terlebih dahulu dengan benar-benar keadaan aman,” jelas Medy, Kamis (19/3/2020).

Ia menambahkan, untuk saat ini belum bisa dipastikan kapan waktu yang tepat reses ini akan dilaksanakan.

“Kalau kita mengikuti himbauan dari pemerintah pusat, bahwasanya status waspada corona ini berlangsung hingga sampai 28 Mei 2020 nanti,” imbuhnya.

Sambungnya, ia berharap reses ini bisa segera dilaksanakan. Sebab, reses bertujuan untuk menampung aspirasi masyarakat.

“Dengan reses dilakukan, maka hasilnya nanti kita akan sinergikan dengan RKPD dan Renja OPD. Karena Hasil reses ini akan berdampak pada penyusunan APBD P,” tutupnya. [Soprian]