PedomanBengkulu.com, Bengkulu Tengah – Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Tengah mengadakan pertemuan Pantau Ketersediaan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) dan E-logistik obat yang diikuti 20 puskesmas dalam pendampingan manajemen untuk setiap puskesmas se-kabupaten Benteng, Senin (16/03/2020)

Disamapaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Benteng Ns. Gusti Miniarti,S.Kep.MM melalui kasi farmalkes dinkes Bengkulu Tengah Putra Ansoni,S.Kep kegiatan pertemuan ini untuk memastikan ketersedian BMHP dan kebutuhan obat di setiap puskesmas di tahun 2021 nanti. Selain itu pertemuan ini untuk melakukan pendampingan manajemen logistik obat di setiap puskesmas kabupaten Bengkulu Tengah.

“Untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan SDM Instalasi Logistik Kesehatan Benteng dalam melakukan pengelolaan,” Ujar Putra saat ditemui PedomanBengkulu.com.

Ia juga menjelaskan pertemuan yang di ikuti satu orang dokter umum dan satu orang penglola obat. Instalasi logistik kesehatan mengenai penerimaan, penyimpanan, pemeliharaan, pendistribusian, pengendalian, pemusnahan dan pelaporan (administrasi) sehingga dapat menjamin ketersediaan, pemerataan, mutu dan berbekalan kesehatan.

“Perlu diketahui salah satu sasaran strategi Kementerian Kesehatan tahun 2020-2021 adalah meningkatnya akses kemandirian dan mutu sediaan farmasi dan alat kesehatan, dimana salah satu sasaran yang akan dicapai pada tahun 2021 adalah 95% Puskesmas yang memiliki ketersediaan obat, alat kesehatan dan vaksin,” tutupnya. [Hendri Suwi]