PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Anggota Dewan Komisi I dan Komisi II DPRD Kota Bengkulu beserta rombongan melakukan Inspeksi Mendadak (SIDAK), di Jalan Tanggul Merpati 1 Kelurahan Rawa Makmur, pada Senin (2/3/2020).

Sidak yang dilakukan oleh Komisi I dan II ini, karena ada laporan warga yang mengeluhkan sampai saat ini infrastruktur jalan masih kondisi rusak parah dan rawan akan banjir.

“Dengan laporan tersebut kami dari Komisi I, II serta Dinas PUPR, didampingi oleh ketua RT dan warga langsung mengecek ke lokasi dan ternyata di daerah tersebut sampai saat ini memang belum tersentuh pembangunan maupun perbaikan,” ujar Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu Indra Sukma.

Tidak itu saja sambungnya, dengan kondisi infrastruktur yang belum sama sekali tersentuh oleh pemerintah, dan ternyata jalan tersebut masih berstatus milik Balai Wilayah Sungai Sumatera VII (BWSS VII).

“Jalan tersebut merupakan jalan penghubung antara Kelurahan Rawa Makmur dan Kelurahan Bentiring. Sepanjang jalan tersebut yang berjarak 2,5 kilometer selebihnya kondisi sangat parah dan jembatan yang cukup berbahaya, dan nantinya kita juga akan berkoordinasi dengan pihak BWSS VII,” Pungkasnya.

Indra Sukma menambahkan, jalan tersebut bukan milik Pemerintah Kota, melainkan milik BWSS VII dengan demikian Pemkot tidak bisa mengambil alih.

“Nanti minggu depan Insyaallah kita akan berkunjung ke BWSS VII untuk berkoordinasi. Nah kalau lahan tersebut mau di hibahkan ke Kota, maka kita bisa menganggarkan perbaikan di APBD dan tahun ini sedangkan pembangunannya ditahun 2021. Jika pihak BWSS VII tak kunjung merespon, pihaknya akan terus mendesak agar jalan tersebut segera dilakukan perbaikan,” tegasnya.

Purwanto, Ketua RT 1 Bentiring Permai menambahkan, kondisi saat memasuki musim hujan kondisi disekitar akan banjir dan kerap menerjang rumah warga yang berada di sekitaran pinggir sungai. Dengan demikian kalau ini tidak cepat diatasi oleh pemerintah makan puluhan rumah di RT 7 Bentiring Permai akan ikut terkena banjir.

“Ini tempat menjadi sasaran banjir ketika dimusim hujan. Ada 136 KK yang terendam ketika memasuki musim hujan, ratusan rumah di sini terendam,” ucap Purwanto, Senin (02/03) saat dikunjungi sidak DPRD Kota. [Soprian]